Connect with us

Mubasirnya Gedung Perwakilan Sultra di Menara Global Jakarta

menara global perwakilan sultra

Metro

Mubasirnya Gedung Perwakilan Sultra di Menara Global Jakarta

JAKARTA, SUARAKENDARI.COM-Gedung menara global yang disewa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tak ubahnya hanyalah seonggok gedung besar yang tidak bermanfaat. Sejak resmi disewa enam tahun silam, sebagian besar ruang di gedung ini sama sekali tidak pernah digunakan, khususnya ruang kerja para bupati/walikota yang disiapkan di lantai paling puncak yang berjumlah 14 buah.

Saat wartawan Suara Kendari berkunjung, nampak tidak ada aktifitas sama sekali di seluruh ruangan di lantai paling atas gedung berlantai 26 tersebut. Seluruh ruangan yang cukup mewah itu kosong melompong. Padahal di setiap ruangan yang berukuran 6 x 6 itu disiapkan sejumlah fasilitas seperti meja, kursi, AC. Bahkan beberapa ruang disiapkan ranjang mini tempat istrahat. Di setiap ruangan dipajang lambang masing daerah kabupaten/kota di Sultra.

Aktifitas praktis hanya berada di lantai khusus pemda provinsi yang letaknya berada satu tingkat di bawah ruangan para bupati/walikota. Sejumlah pegawai negeri lingkup Pemda Sultra nampak terlihat sibuk di sana. Begitu juga ruangan untuk Gubernur Sultra dan wakil Gubernur nampak sepi tanpa aktifitas. Menurut pegawai di sana, Gubernur Sultra Sultra sangat jarang berada di kantor itu sejak gedung disewakan. “Awalnya saja beliau sering ke sini, namun beberapa tahun belakangan sangat jarang beliau ke sini,”kata salah satu pegawai di sana.

Di masa-masa awal pemerintahan Nur alam selaku Gubernur, menara Global yang terletak di Jalan Jend Gatot Subroto, Jakarta Selatan diharapkan menjadi gedung bersama tempat berkantornya para kepala daerah kabupaten/kota. Gedung tersebut direncanakan sebagai tempat para kepala daerah berkantor sekaligus mempromosikan daerah masing-masing dan diharapkan dapat membangun iklim investasi melalui kantor perwakilan.

Sangat sayang memang, ruang kerja yang sebetulnya cukup nyaman tersebut tidak dimanfaatkan, apalagi pemerintah daerah Sultra menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk menyewa gedung semegah itu. Konon Dana untuk digunakan menyewakan gedung menara global hingga kini kuran lebih 5 miliar rupiah. YOS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top