Connect with us

Minim Anggaran, PJU Rumbia Terpaksa Digilir

Uncategorized

Minim Anggaran, PJU Rumbia Terpaksa Digilir

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM- Lampu untuk Penerangan Jalanan Umum (PJU) di Rumbia, Ibukota Kabupaten Bombana belum sepenuhnya dinikmati warga ibukota.

Meski sukses memasang lampu jalan sekitar 470-an titik, namun tujuan untuk menerangi jalan seputar wilayah Rumbia di malam hari, masih menggunakan sistem pola bergilir alias pembagian waktu menyala.

Kepada wartawan, kepala bidang Energi Dinas Pertambangan dan Energi kabupaten Bombana, Muliadi Billa, mengakui sistem bergilir dilakukan, akibat keterbatasan dana yang dialokasikan untuk PJU Rumbia.

“Untuk menyalakan semua PJU di Rumbia butuh Anggaran sekitar 900 juta rupiah. Sementara dana yang tersedia sekitar 200 juta ditiap tahun,” pungkas Muliadi.

Mantan Luran Kasipute ini menambahkan, lampu jalan di wilayah Ibukota masih menggunakan listrik pra bayar. Dengan beban anggaran menjadi tanggung jawab Pemda Bombana.

Ketidakmampuan Distamben Bombana membayar beban PJU ini diakui oleh kepala PLN Rayon Bombana, Syamsul kamal, ” Memang ada pembagian giliran waktu untuk menyala. Sebab biaya pembelian pulsa listrik tidak cukup, jika seluruh lampu jalan itu dinyalakan setiap malam,” ujarnya

Menurut Syamsul, lampu jalan di ibukota tersebar di 470-an tiang dengan 29 KWH dengan tiga kelompok daya yakni kelompok 10.600 VA, 6.600 VA hingga 13.200 VA.

“Jika dikalkulasi setiap kelompok daya ini bisa menghabiskan dana bervariasi. Ada yang berkisar 3 juta sampai 4 jutaan setiap bulannya. Jika porsi anggaran sekitar 200 juta tidak cukup untuk menyalakan lampu setiap malam selama satu tahun,” tukasnya(DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top