Mengintip Kegiatan Tentara Membagun Desa

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM- Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-94 Tahun 2015 di wilayah Kodim 1432 Buton di Kabupaten Bombana, resmi dibuka oleh Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI  Bachtiar, S.Ip MAP, Kamis (7/5)

Kegiatan ditandai dengan upacara pembukaan  yang digelar di lapangan sepak Bola Kecamatan Rarowatu. Mayjen TNI  Bachtiar dalam membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengatakan TMMD  merupakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat pedesaan. Digelar secara serentak di 61 kabupaten/kota se-Indonesia, salah satunya yakni  Kabupaten Bombana.

Guna menunjang kepentingan akselerasi pembangunan nasional, Kata Bahtiar, kegiatan TMMD dinilai sebuah terobosan yang efektif, efisien dan produktif guna membantu masyarakat dan daerah yang tergolong masih pelosok atau terpencil.

“Wilayah Indonesia terdiri dari sejumlah daerah pedesaan. Ada beberapa wilayah yang masih tergolong tertinggal, terpencil atau terisolir. Disinilah kegiatan TMMD masuk untuk membantu masyarakat, baik infrastruktur sarana dan prasarana maupun non fisiknya” ujarnya.

Di Kabupaten Bombana, sedikitnya ada tiga sasaran utama  hajatan TMMD. Pertama sasaran fisik. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan, mulai pembangunan jembatan permanen dua buah, pembuatan plat deker 9 buah, hingga peningkatan jalan 7,5 km yang menghubungkan Desa Tahi Ite dan Totole.

Sementara sasaran kedua berupa bakti sosial. Kegiatan tersebut meliputi, pengobatan massal, pelayanan KB, pasar murah, operasi bibir sumbing dan operasi katarak. Sedangkan sasaran ketiga ada  non fisik. Materi kegiatannya berupa, penyuluhan bela negara, penyuluhan radikalisme, penyuluhan pertanian, pertanahan, hukum, hingga peternakan.

TMMD ke 94 di wilayah Bombana akan dilaksanakan kurang lebih 20 hari kedepan, dengan melibatkan sekitar 150 personil TNI untuk kegiatan fisik, serta gabungan ikatan dokter untuk operasi Katarak dan Bibir sumbing.

Komandan Kodim (Dandim) 1413 Buton Letnan Kolonel Inf Arfin Dahlan menjelaskan untuk pengobatan operasi katarak dan bibir sumbing dipusatkan di RSUD Bombana.  Sementara kegiatan fisik diantaranya, dihelat Kecamatan Mata usu dan Rarowatu, dengan total anggaran keseluruhan sekitar Rp 1,6 Miliar

Bupati Bombana H. Tafdil mengaku terbantu dengan hadirnya TMMD di Bombana. “Kegiatan TMMD ini sangat bermanfaat buat daerah dan masyarakat Bombana. Kurang lebih sekitar 400 masyarakat kami, terkena penyakit katarak. Akibat kurang mampu, sehingga mereka kami daftarkan untuk  operasi secara gratis dikegiatan ini,” tukasnya.

Di kesempatan itu, Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI  Bachtiar bersama rombongan, didampingi Bupati Bombana H. Tafdil dan jajarannya, menempatkan waktu untuk mengunjungi dilokasi operasi Katarak dan bibir sumbing di RSUD Bombana serta di desa Totole Kecamatan Mata Usu untuk lokasi pembangunan jembatan dan sejumlah deker. DAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *