Connect with us

Menatap Masa Depan Pertanian Konkep

Bisnis

Menatap Masa Depan Pertanian Konkep

KONKEP, SUARAKENDARI.COM-Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kaya potensisumber daya alam, baik di darat maupun di perairan lautnya. Di daratan potensi pertanian dan perkebunan membentang luas dan sangat menjanjikan. Berbagai macam tanaman pertanian dan perkebunan kita dapatkan di daerah ini. Pertanian dan perkebunan juga sudah menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat.

Penjabat Bupati Konkep Muh. Nur Sinapoy optimis menjadikan daerahnya sebagai penghasil (Swasembada) beras, bahkan menjadi suplayer beras ke wilayah-wilayah lain Sutra.

Hal ini setelah melihat potensi Wawonii yang memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas serta ditunjang sungai yang cukup banyak sebagai sumber irigasi. Pulau Wawonii memiliki potensi persawahan sekitar 8000 hektar lebih. Namun yang tergarap baru kurang lebih 100 ha. Dengan produksi rata-rata per hektar 2,5 hingga 3 ton per hektarnya gabah kering giling. Karena itu Pemkab Konkep berani menargetkan memproduksi beras sendiri, minimal untuk kebutuhan penduduk lokal.

“Jika digarap baik, maka kedepan Wawonii akan menjadi sentra beras dan sekaligus penyangga beras untuk wilayah kota Kendari. Ini karena kita ada surplus sekitar 6.000 hektar,” kata Nur Sinapoy.

Sayangnya, Potensi yang dimiliki tersebut masih kurang memberikan kemakmuran bagi masyarakat petani di daerah ini, disebabkan masih minimnya pemahaman cara bercocok tanam yang baik, terutama dalam perawatan tanaman perkebunan mereka agar tetap produktif.

Salah satu contohnya yang terjadi di Desa Wawobeau, Kecamatan Wawonii Utara, banyak jenis tanaman masyarakat saat ini tidak produkti karena kurangnya perawatan. Tanaman seperti coklat/kakao, cengkeh  ditelantarkan oleh pemiliknya karana tidak bisa menghasilkan buah yang produktif lagi. Tanaman tersebut di biarkan begitu saja oleh pemiliknya sehingga banyak tanaman yang mati.

Ahmad (40 th) petani di Desa Wawobeau misalnya,  ingin tanaman miliknya menghasilkan buah yang banyak, namun tidak tau cara merawat tanaman yang baik.

Warga pun berharap ada tenaga penyuluh pertanian dan perkebunan yang bisa mengajari mereka.

“Sebagai petani saya berharap pemerintah mengajari kami bagaimana cara merawat tanaman agar tetap berbuah dan terhindar dari penyakit.” tambahnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis

To Top