Menanti Kiprah La Ode Syarif di KPK

SUARAKENDARI.COM-Jika saja La Ode syarif benar-benar terjaring di lima besar sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maka putra kelahiran Walengkabola Kabupaten Muna telah mencatatkan sejarah sebagai orang pertama di Sultra yang menjadi “pedang hukum” di negeri ini.

La Ode Syarif masih akan melakukan satu tes lagi berupa fit and propert tes atau uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Apalagi peluang La Ode Syarif sangat besar menjadi pimpinan lembaga antirasuah, karena, dari 8 nama yang diajukan ke presiden, La Ode Syarif dinilai paling minim masalah.

Soal sumber daya dan integritas, La ode Syarif memang tak diragukan lagi karena sudah lewati proses di perguruan tinggi di Universitas Hasanuddin Makassar serta beraktifitas di diberbagai lembaga kemitraan.

La Ode Syarif meniti karier di dunia pendidikan sebagai Dosen Hukum di Universitas Hasanuddin, Makassar. Gelar pendidikan ia peroleh dari Universitas Teknologi Queensland di bidang Master Hukum Lingkungan dan Doktor bidang Hukum Lingkungan Internasional di Universitas Sidney, Australia.

Ilmunya dalam hukum lingkungan berguna untuk pembuatan kurikulum Kode Etik Hakim dan Pelatihan Hukum Lingkungan Hidup di Mahkamah Agung. Sejumlah gagasan juga ia tuangkan dalalam tulisan dengan beragam tajuk seperti perubahan iklim dan kehutanan.

Selain mencicipi dunia akademik, La Ode juga aktif sebagai penasihat senior terkait tata pemerintahan keadilan dan hukum lingkungan di Kemitraan. Untuk isu korupsi, La Ode pernah menjabat sebagai Spesialis Pendidikan dan Pelatihan Proyek Pengendalian Korupsi Indonesia. SK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *