Connect with us

Mahasiswa Ngamuk , Tuduh Rektor Korupsi

Metro

Mahasiswa Ngamuk , Tuduh Rektor Korupsi

KENDARI, SUARAKENDARI.Com – puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan Universitas Muhammadiyah kendari (UMK), yang tergabung dalam keluarga besar mahasiswa universitas Muhammadiyah Kendari menggugat, mengamuk dan menghancurkan fasilitas kampus, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (29/1).

Dalam aksinya mahasiswa mendesak Rektor Universitas muhamadiyah Kendari, mundur dari jabatannya karena diduga menyalahgunakan anggaran kampus. Puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan UMK tersebut, mendatangi gedung rektorat kampus mereka, di depan kantor rektor mahasiswa yang bermaksud menyegel dan melumpuhkan aktifitas rektorat juga perkuliahan terlibat adu mulut dengan pembantu rektor dan sejumlah staff.

kedua pihak sempat terlibat aksi saling kejar dan saling pukul, bentrokan pun meluas hingga ke gedung sekretariat ikatan mahasiswa muhammadiyah Digedung tersebut aksi anarkis mahasiswa berlanjut sejumlah kaca jendela dan beberapa fasilitas kampus dilempari dan dihancurkan. Kemarahan mahasiswa memuncak ketika beredar isu bahwa sejumlah aktivis mahasiswa yang kerap berunjuk rasa dikampus, terkait protes kebijakan rektor akan dikenakan sanksi skorsing hingga drop out (DO – Red).

Kamarudin salah seorang mahasiswa mengatakan, unjuk rasa kali ini yang di gelar mahasiswa, murni karena adanya dugaan korupsi yang di lakukan oleh rektor universitas muhamaddiyah kendari, Dr . Rifai nur M. Hum “sebenarnya melihat kondisi kampus hari ini, tidak sebenarnya mahasiswa yang melakukan demonstrasi menuntut rektor mundur tidak sebenarnya mengeluarkan keputusan droop out (do – red).

“kenapa kita di do karena alibi yang dikeluarkan rektor bahwa kami telah mengganggu citra akademik. tapi kami bukan liat dari sisi itunya, kami melakukan demonstrasi hari ini karena nyata-nyata rektor telah melakukan korupsi senilai 450 juta” , ujar Kamarudin.

Unjuk rasa mahasiswa ini digelar untuk mendesak rektor Muhamadiyah kendari , agar meletakkan jabatan karena diduga telah menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan anggaran kampus tersebut terkait aksi dan tudingan mahasiswa bahwa rektor mereka melakuk penyalahgunaan anggaran , pihak rektorat enggan memberikan tanggapan. MAN

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top