Lambanya Pengusutan Ijazah Palsu PNS Bombana

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Mantan Kepala BKD Kabupaten Bombana, Musaddad  menyayangkan sikap Tim Pemkab Bombana lamban dalam mengusut kasus Ijazah Palsu di lingkup PNS Kabupaten Bombana.

Musaddad curiga, jika tim yang dibentuk Pemkab tersebut sekedar mengugurkan kewajiban atas instruksi Kemenpan-RB. Sementara kualitas kinerjanya, hingga sekarang masih layak dipertanyakan.

“Buktinya, hingga sekarang belum juga ada hasilnya. Belum ada PNS yang terjaring atas ijazah palsu itu. Padahal instruksi Kemenpan itu ditenggat Bulan Agustus lalu. Ini sudah masuk September belum juga ada hasilnya,” sindirnya.

Musaddad amat heran, jika penelusuran ijazah palsu di Kabupaten Bombana berjalan sangat  lambat. “Normalnya itu, mesti sudah ada yang dilaporkan. Apa lagi Pemkab sudah membentuk Tim. Artinya, sudah banyak tangan yang bekerja disitu. Harusnya gesit, bukan sebaliknya,” kritiknya.

Pegawai yang sudah pindah di salah satu Universitas di Kabupaten Kolaka ini mengaku gampang bila menelisik ijazah palsu  di lingkup PNS Bombana. “Kalau saya mungkin sehari saja, bisa kelar. Sebab data Pegawai berijazah palsu itu sudah pernah ada,” ungkapnya. Musaddad mengaku masih menyimpan nama-nama PNS yang diduga berijazah palsu tersebut di lingkup Kabupaten Bombana.

Meski mengenal siap saja orangnya, namun musaddad masih enggan mempublikasikan nama-nama yang ditengarai berijazah palsu tersebut. “Harus secara resmi dong. Tidak mungkin saya beberkan begitu saja. Persoalan adalah ini menyangkut martabat orang. Saya mau, (beberkan) Jika saya diminta secara resmi,” tukasnya.

Sebelumnya, Musaddad pernah bernyanyi terkait adanya sejumlah pejabat eselon dilingkup birokrat Kabupaten Bombana, yang di duga telah menggunakan ijazah palsu tersebut untuk kenaikan pangkat. (DAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *