Connect with us

Kuatir Terima CPNSD “bodong” PLt Kepala BKD Sidak SKPD

Uncategorized

Kuatir Terima CPNSD “bodong” PLt Kepala BKD Sidak SKPD

RAHA,SUARAKENDARI.COM- Kapok dengan pengalaman penerimaan CPNSD K2 yang mengantarkan Kepala BKD Muna La Irian masuk”bui” di Polda Sultra, Plt Kepala BKD Muna LM Andi Muna, SH.MM, mengklaim aktif menggelar sidak honorer K2, disemua SKPD, badan, kantor sekabupaten Muna. Dia mengklaim sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya CPNSD K2 “bodong” dalam penerimaan CPNSD melalui jalur honorer.

“Sejak saya dilantik menjadi Plt Kepala BKD Muna tanggal 8 Agustus 2014, setiap hari saya gelar sidak para honorer disemua SKPD, kantor, badan, lantor lurah dan camat, se kabupaten Muna. Kalau mereka tidak datang saat saya sidak, saya coret mereka sebagai honorer,” jelas Asisten III Pemkab Muna yang konon terkenal “kaku” dengan aturan ini. LM Andi Muna menyebut honorer “bodong” karena para honorer tersebut jarang, bahkan tidak pernah masuk kerja di tempat mereka menjadi honorer.

Sebagai mantan Kabag Hukum Pemkab Muna, Plt Kepala BKD Muna mengeluarkan “jurus ampuhnya” yaitu PP 56 tahun 2011. Berdasarkan aturan ini, kata dia hanya honorer yang benar benar mengabdi yang akan di proses Pemkab Muna menjadi CPNSD . “Kita tidak mau menerima CPNSD “bodong” melalui jalur K2. Ada sekitar 400 honorer K2 yang betul betul mengabdi. Data ini berdasarkan hasil sidak saya,” tambah LM Andi Muna, SH.MM.

Asisten III Pemkab Muna juga berjanji, bahwa penerimaan CPNSD honoror K2, tidak akan ada pungutan biaya. “Tidak akan ada pungutan satu sen pun dalam penerimaan CPNSD K2,nantinya. Tapi hanya yang betul betul mengabdi yang akan kita proses. Kalau masalah kapan waktu penerimaan CPNSD K2 ,kita tunggu surat Menpan yang ditujukan pada Bupati Muna,” pungkas Plt Kepala BKD Muna ini. ( TRI )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top