Connect with us

KPUD Muna Waspadai Mobilisasi Pemilih Siluman

Hukum & Kriminal

KPUD Muna Waspadai Mobilisasi Pemilih Siluman

RAHA, SUARAKENDARI.COM-Adanya isu mobilisasi pemlih di sekolah sekolah SMU di Kabupaten Muna, bukan hanya sekedar kabar burung. Informasi yang berkembang ditengah masyaraka Kabupaten Muna menyebutkan, mereka kaget ketika anak mereka yang belum genab berusia 17 tahun, ataupun sudah berusia 17 tahun, namun belum masuk DPT, tiba tiba dibagikan E KTP disekolah mereka masing masing.

Informasi ini sempat mengagetkan KPU Kabupatan Muna. Namun Ketua KPU Muna Muh Amin mengatakan, telah menghimbau pada semua masyarakat,khususnya siswa yang memegang E KTP baik berusia dibawah 17 tahun atau 17 tahun namun belum masuk DPT, agar tidak sembarangan menggunakan hak pilihnya. Bahkan pada siswa yang memiliki E KTP tapi belum berusia 17 tahun, agar tidak menggunakan hak pilihnya, jika tidak mau berujung pada pidana penjara dan denda.

Sedangkan ditingkat TPS, KPU Kabupaten Muna telah memerintahkan agar petugas KPPS, mendahulukan pemilih yang memiliki surat panggilan sebagai pemilih. Sedangkan yang menggunakan KTP atau identitas lainnya, bisa dilayani jam 12.00.”Kita tidak menyediakan tambahan surat suara  pada pemilih khusus, karena mereka ini baru diketahui 2 hari sebelum pileg digelar. Agar tidak mengalami kekurangan surat suara , kita mendahulukan pemilih yang memiliki surat panggilan, sedangkan yang menggunakan KTP bisa dilayani pukul 12.00,” terang Ketua KPU Muna Muh. Amin pada sejumlah media di Raha kemarin.

Namun jika surat suara habis diTPS tertentu dan pemilih masih ada, maka KPPS bisa minta pada TPS terdekat. ” Jika surat suara habis di TPS tertentu dan pemilih masih banyak, petugas KPPS dapat meminta pada TPS terdekat, dengan membuat brita acara bersama Panwaslu,” terang Ketua KPU Muna ini. ( TRI )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top