Connect with us

KPU Sultra Segera Tindak Lanjuti Putusan DKPP

Hukum & Kriminal

KPU Sultra Segera Tindak Lanjuti Putusan DKPP

SUARAKENDARI.COM, Komisis Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan segera menindak lanjuti apa yang menjadi keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang telah memberikan sanksi etik kepada dua komisioner KPU Buton yakni Sarmudin dan M.Wahyudin. Dimana berdasarkan hasil sidang DKPP, dua komisiner tersebut dipecat sebagai anggota KPU Buton, sementara Ketua KPU Buton, La Rusuli diberikan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan sebagai ketua dan menjadi anggota biasa.

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindak lanjuti putusan tersebut setelah salinan resmi atas putusan sidang diberikan kepada KPU Sultra.

“Sampai saat ini kami baru mendapatkan info tentang hasil sidang, kami belum mendapatkan salinan resmi dari DKPP, sambul menunggu salinan tersebut tentu kami akan melakukan koordinasi untuk menindak lanjutinya,” terangnya.

Sesegera mungkin, jika salinan tersebut telah sampai kepada KPU Sultra, maka pihaknya akan segera bergegas untuk melakukan pemberhentian. “Kalau salinannya kami terima Senin, mungkin Selasa atau Rabu kami akan segera tindak lanjuti dan mengangkat dua orang penggantinya,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa setelah tertangkap judi beberapa bulan lalu, KPU Sultra sudah melakukan pemberhentian sementara kepada kedua komisioner tersebut, namun dengan adanya putusan sidang DKPP, maka KPU Sultra akan segera melakukan pemberhentian tetap.

Terkait nama calon pengganti bagi dua komisioner yang telah diberhentikan, Hidayatullah menuturkan bahwa akan diambil dari sepuluh besar yang telah masuk saat seleksi anggota KPU Buton yakni urutan enam dan tujuh, jika kedua yang bersangkutan masih memenuhi syarat.Setelah itu akan dilakukan pemilihan ketua yang baru, dipastikan La Rusuli sudah tidak bisa menempati posisi sebagai ketua.

Sebagai tambahan kedua komisioner tersebut diberhentikan oleh DKPP dalam sidang yang digelar, Jumat (26/06/2015), karena dinilai melanggar etik, dimana kedua komisioner tertangkap tangan bermain judi, sementara Ketua KPU Buton, La Rusuli yang diturunkan menjadi anggota biasa dinilai telah membiarkan komisionernya bermain judi. LINA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top