Connect with us

Korupsi Bansos, Sejumlah Pejabat Kolut Diperiksa

Uncategorized

Korupsi Bansos, Sejumlah Pejabat Kolut Diperiksa

KOLAKA UTARA, SUARAKENDARI.Com- Sejumlah pejabat teras yang ada di lingkup pemda Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara telah diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kolaka Utara. Pemeriksaan itu terkait dugaan korupsi dana bantuan sosial yang dilakukan oleh mantan Kepala bagian keuangan pemda Kolaka Utara, Pahri. Mereka yang telah menjalani pemeriksaan diantaranya adalah Drs. Mardan (Kepala BKD), Drs. Ashar (sekertaris DPRD Kolut) dan Saipul Rasak, mantan kepala BPMD Kolut.

Menurut Akbar J, kasi intel Kejaksaan Negeri Kolaka Utara, hingga saat ini pihak Kejaksaan Negeri Kolaka Utara masih melakukan proses penyidikan. hanya saja, untuk mempercepat proses itu, pihaknya telah memeriksa puluhan saksi, termasuk sejumlah pejabat.

“Dalam kasus ini kita telah periksa sekitar 30 orang saksi. Termasuk mereka para pejabat yang terlibat dalam kepanitiaan. Dugaan kasus korupsi bantuan sosial ini memang terdapat sejumlah item. Nah yang termasuk kita fokuskan itu item kegunaan dana dalam hari ulang tahun Kabupaten Kolut dan ultah RI tahun 2012 lalu. diantara pejabat yang kita periksa itu nama-nama yang saya sebutkan tadi,” kata Akbar J, kasi intel Kejaksaan Negeri Kolaka Utara, Senin (03/02/2014).

Namun dirinya mengatakan kalau pejabat yang diperiksa itu dalam status saksi. “Untuk pejabat yang kita periksa itu dalam status saksi, karena mereka masuk dalam kepanitiaan saat itu. Yang dimana saat Ultah yang dimaksud telah menggunakan dana bantuan sosial,” tambahnya.

Pihak penyidik pun berencana akan melimpahkan kasus ini ke tim penuntut umum pada bulan tiga nanti. ” Jadwal kami bulan tiga kasus ini sudah masuk dalam tahap 2. Yang dimana penyerahan barang bukti dan tersangka. Sejauh ini sudah lebih 30 orang saksi kita periksa,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi yang menyeret pejabat teras Kolaka Utara ini bermula ketika adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana bantuan sosial senilai lebih 1 milyar. Pihak Kejaksaan pun menemukan sejumlah kejanggalan. Seperti jumlah nominal bantuan yang tidak sesuai hingga kegunaan anggaran bukan pada posisinya. Yaitu untuk membiayayai hari ulang tahun Kolut dan RI Tahun 2012 lalu.ABDI

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top