Korban PHK PT DJL Kembali Duduki DPRD Sultra

SUARAKENDARI.COM, Ratusan korban PHK PT. Damai Jaya Lestari berserta keluarganya kembali menduduki Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (12/10/2015).

Kedatangan ratusan korban PHK hari itu guna mempertanyakan kembali tindak lanjut dari yang dilakukan oleh dewan terhormat terkait kasus para korban dengan pihak perusahaan.

“Kami sengaja datang di kantor ini karena kalau kami hanya di Dinsos saja, jauh, tidak ada yang perhatikan kami, jadi kami sengaja datang saja ke sini (DPRD, red),” ujar Susana.

Wanita parobaya itu menuturkan bahwa ia telah bekerja pada PT. DJL selama kurang lebih enam tahun, hanya saja yang menjadi kendala bagi para kerja yakni mereka menilai perusahaan hanya memanfaatkan tenaga mereka, sementara upah lembur yang selama ini menjadi tanggung jawab perusahaan tidak pernah dilaksanakan.

“Saya sudah enam tahun masuk di PT.DJL, sewaktu saya masih di NTT, saya bersawah hanya hasilnya juga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan karena terserang hama atau kekeringan, sehingga ketika saya dengar jika ada penerimaa pada PT.DJL dengan gaji yang bisa memenuhi kebutuhan saya langsung tertarik masuk,” jelasnya.

Namun apa daya, setelah sampai dan bekerja pada PT.DJL, tidak sesuai dengan yang diharapkan, malah saat ini ia bersama dengan pekerja yang lainnya harus menanggung penderitaan.

Tepat sepekan yang lalu, korban PHK ini pertama kali datang untuk mengadukan nasibnya kepada para wakil rakyat meminta pertanggung jawaban pihak perusahaan PT.DJL yang selama ini beroperasi di Kabupaten Konawe Utara. Dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan pekan lalu bersama dengan korban PHK, pihak perusahaan, anggota dewan dan instansi terkait memutuskan untuk membentuk pansus dan akan melakukan investigasi terhadap kasus tersebut dengan rentan waktu selama dua pekan.

Hal yang paling disayangkan oleh para korban PHK hari itu, kedatangan mereka untuk menduduki gedung dewan sama sekali tidak menuai hasil. Pasalnya, tidak satupun anggota dewan yang menemui mereka. (LINA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *