Connect with us

Konawe Selatan Lahirkan Tiga Motif Tenun Daerah

Pariwisata

Konawe Selatan Lahirkan Tiga Motif Tenun Daerah

Konawe Selatan Lahirkan Tiga Motif Tenun Daerah

Suarakendari.com- Kabupaten Konawe Selatan akhirnya memiliki motif tenun daerah sendiri yang nantinya akan digunakan di acara-acara resmi daerah maupun nasional. Ada tiga motif tenun khas Konawe Selatan yang dihasilkan masing-masing motif kalosara, motif jonga bertanduk lima dan motif pohon sagu. Ketiga motif ini tentu memiliki makna dan filosofi yang berkaitan erat dengan sistem pengetahuan, budaya, kepercayaan, lingkungan alam, dan sistem organisasi sosial dalam masyarakat.

Ke tiga motif tenun ini dihasilkan dari rangkaian kegiatan workshop motif tenun daerah yang berlangsung sejak 2-4 Desember 2017 dan dibuka langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Drs H. Surunudin Dangga ST. MBA. Kegiatan workshop juga dihadiri para tokoh adat dan tokoh masyarakat se Konawe Selatan di hotel Clarion Kendari. Sejumlah tokoh adat diantaranya Ketua Lembaga Adat Tolaki Kabupaten Konawe Selatan. Selama dua workshop para tokoh adat memberikan masukan dan saran terkait motif tenun konwe selatan. yang dikaitkan dengan

Bupati Konawe Selatan dalam sambutannya mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata Konawe Sealatan khususnya di bidang Ekonomi Kreatif yang telah membangun sinergistas mendorong pengenalan tenun ikat tolaki disebagai pesona Indonesia.

“Saya kira ini kegiatan yang baik dalam upaya melestarikan budaya melalui penguatan motif tenun daerah Konawe Selatan. Lahirnya motif tenun konawe selatan tidak saja menjadi tonggak sejarah bagi pelestarian budaya tetapi juga mendorong terwujudnya ekonomi kreatif di daerah ini. Bisa dibayangkan kita punya 6000 PNS di Konsel yang nantinya dapat menggunakan tenun konawe selatan yang artinya akan menghidupkan para pengrajian tenun di daerah ini yang pada gilirannya menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan,”ungkap Surunuddin.

Workhsop motif tenun khas konawe selatan ini dihadiri sejumlah pembicara, diantaranya perwakilan Badan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Otrisman Balagi. Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Konawe Sealatan, Sekretaris Lembaga Adat Kabupaten Konawe Selatan, Basaula Tamburaka yang juga dikenal sebagai budayawan sekaligus penulis buku budaya tolaki. Pembicara lainnya yakni dari pengrajin sekaligus desainer tenun di Sultra.Serta pembicara dari anggota DPRD Konawe Selatan, Samsu Sp MSi terkait dengan dukungan DPRD dalam mengangkat mofif khas tenun konawe selatan.

Rangkaian kegiatan ini diikuti dengan peluncuran atau lounching motif tenun khas Daerah Konawe Salatan yang berlangsung pada Selasa malam (4/12/17) yang dihadiri ratusan orang dan dimeriahkan beberapa kegiatan seperti fashion show, pemuntaran film tenun konsel dan tari-tarian. SK

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pariwisata

To Top