Connect with us

Kolaka Dijadikan Lumbung Kedelai Sultra, Ini Alasan Nur Alam

Kolaka Membangun

Kolaka Dijadikan Lumbung Kedelai Sultra, Ini Alasan Nur Alam

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Sebagai daerah penghasil terbesar pada musim panen kedelai tiap hektarnya yang mencapai 2,4 ton tentunya menjadi poin penting bagi Kabupaten Kolaka. Maka dari itu dalam kesempatan berkunjung di Kolaka, Nur Alam menekankan bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara telah mempersiapkan Kabupaten Kolaka sebagai daerah lumbung penghasil kedelai.

Penegasan Nur Alam itu disampaikan dalam acara peresmian tanam kedelai yang dimana Kolaka dipercayakan menjadi tuan rumah.

Saat dicecar awak media terkait dipilihnya Kolaka sebagai Lumbung kedelai Sulawesi Tenggara, Nur Alam menjelaskan sejumlah alasannya. Diantaranya dari segi kesiapan dan militansi petani, Kolaka berada diatas daerah lain yang ada di Sulawesi Tenggara.

“Kolaka memiliki potensi untuk tanam kedelai yang cukup bagus dan sudah siap. Kemudian petaninya juga memiliki militansi yang sangat tinggi dan sudah terbukti untuk komuniti yang lain. Karean Sultra kita ini cukup luas makanya Kolaka kita persiapkan dijadikan lumbung penghasil kedelai untuk Sulawesi Tenggara,” katanya, Sabtu (06/09/2014).

Dia juga menambahkan Kabupaten Kolaka juga dipersiapkan menjadi lumbung kedelai untuk wilayah Sulawesi Tenggara. “Karean Sultra kita ini cukup luas makanya Kolaka kita persiapkan dijadikan lumbung penghasil kedelai untuk Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Keberadaan Nur Alam di Kolaka didampingi Komandan Korem 143/Haluoleo, Kolonel ARH Andi Sumangerukka. Sebab dalam ketahanan pangan TNI dilibatkan dalam fungsi pengawasan.

“Karena permintaan pasar yang sangat besar, produksi dalam negeri kita hanya mampu memenuhi 40 persen kebutuhan nasional. Nah 60 persenya itu harus ambil dari luar. Kenapa tidak kita kembangkan sendiri dan memang lahan kita masih sangat cukup luas,” tambahnya.

Secara terpisah, Bupati Kolaka, Ahmad Safei yang ditemui mengatakan pemda Kolaka telah siap menjadi penghasil kedelai terbesar di Sulawesi Tenggara. “ Ini baru awalan masih banyak lagi lahan yang akan kita kembangkan dan pastinya kita siap menjadi daerah penghasil kedelai di Sulawesi Tenggara,” ucap Ahmad Safei.

Di Kolaka dalam setiap panen kedelai mampu menghasilkan 2,4 ton dalam satu hektar. Sementara target nasional hanya 1,6 ton. Dari pertimbangan itulah Gubernur Sulawesi Tenggara menempatkan Kabupaten Kolaka ‘diatas’ kabupaten/kota lain dari segi tanamanb kedelai. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kolaka Membangun

To Top