Kisah di Balik Pelarian DPO Tersangka Korupsi Raskin

Kabur Selama Setahun, Tersangka Ditangkap di Kampung Halamannya

SUARAKENDARI.COM Slamet Supriyadi , DPO tersangka kasus dugaan korupsi dana beras miskin (raskin) sebesar 803 juta rupiah  memang terbilang lihai. Setelah mengetahui dirinya menjadi incaran jaksa, tersangka sudah lebih dulu kabur dari Sulawesi Tenggara. Ia menghilang selama kurang lebih setahun yang membuat aparat kejaksaan pusing tujuh keliling. Pelacakan  dilakukan disejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka. Hasil kerja keras aparat,posisi  Slamet Supriyadi berhasil diendus.

Rupanya selama masa pelarian tersangka sudah berhasil kembali ke kampung halamanya di Jepara Jawa Tengah.

“Tersangka  ditangkap di kampung halamannya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah  oleh tim gabungan kejaksaan agung, kejaksaan tinggi sulawesi tenggara dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah,”kata Baharudin, Humas Kejati Sulawesi Tenggara.

Menumpang pesawat komersil , tersangka Slamet Supriyadi sekitar pukul 13.00 wita akhirnya tiba di bandara haluoleo kendari, Rabu siang (14/10). Tersangka mendapat pengawalan ketat tim kejaksaan tinggi sultra  saat digiring menuju mobil yang akan membawanya ke kantor kejaksaan tinggi Sultra.

[Baca Juga : Aparat Kejaksaan Tangkap DPO Korupsi Raskin]

Saat tiba  tersangka kasus korupsi yang menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Raskin Kolaka pada Kantor Bulog Unaaha di Kabupaten Konawe,Sultra langsung digiring ke ruang pemeriksaan.

Menurut Ketua Satuan Tugas Anti Korupsi Kejati Sultra, Andi Tenriawaru, kasus korupsi yang dilakukan tersangka terjadi pada tahun 2013  namun baru terungkap pada tahun 2014 Untuk kepentingan penyidikan  tersangka langsung dimasukkan dalan sel tahanan.  YJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *