Ketua Pesantren Muhamadiyah Bombana Dipolisikan

0

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM- Diduga selewengkan dana bantuan dunia, Ketua Pondok Pesantren Muhamadiyah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dipolisikan.

Ketua pesantren yang diketahui bernama Yusuf ini ditengarai menyalahgunakan dana bantuan dunia yang bersumber dari Yayasan Muslim Asia senilai Rp.450 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP Susanto saat dikonfirmasi membenarkan laporan dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut. “Kasus ini masih tahap penyelidikan. Barusan diambil keteranganya Yusuf (Ketua yayasan) oleh penyidik,” ujarnya Kamis (3/4).

Dijelaskan, dana bantuan untuk keperluan pembangunan Pondok Pesantren Muhamadiyah itu, mulanya diterima ketua yayasan senilai Rp 450 juta sebagai pencairan tahap pertama. Lalu dilanjutkan pencairan tahap dua senilai Rp.55 Juta .

Pencairan tahap dua ini, yang menerima bukan lagi ketua Yayasan melainkan Kepala Madrasa Aliah Kejuruan Muhmadiah Bombana bernama Adin.

Kasus dugaan penyalah gunaan anggaran ini mencuat, pasca pihak Yayasan Muslim Asia datang meninjau realisasi pekerjaan di Bombana. “Hasilnya, dilaporkan bahwa, banyak anggaran diduga disalah gunakan oleh pihak penerima,” tukas Susanto

 

Dalam waktu dekat kata mantan Kanit satu Subdi tiga Jatanreskrim Umum Polda Sultra ini, pihaknya bakal memeriksa Rancangan Anggara Biaya (RAB) pengalokasian dana bantuan dunia tersebut. (DAR)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.