Ketua Panwaslu Koltim Dinilai Tidak Independen

TIRAWUTA, SUARAKENDARI.COM-Ketua Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kolaka Timur (Koltim) La Golongan, dinilai tidak mengedepankan independensinya dalan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemilu.

Ketua Forum Komunikasi Generasi Muda Kolaka Timur (FKGM-KT) Karman Ibrahim mengatakan, Panwas Koltim agar bekerja profesional, menjaga independensi dan tidak mempolitisasi satu calon sehingga menguntungkan calon yang lain. Selain itu, ketua Panwas koltim dinilai telah melakukan komunikasi politik kepada salah satu calon Bupati dan wakil Bupati.

“Kami mengharapkan penyelenggara pemilu bisa bekerja sesuai harapan semua pihak, tanpa terlibat mempolitisasi pigur yang lain,” ungkapnya, saat berdemonstrasi di kantor Panwaslu Koltim, Selasa (8/9).

Menurut Karman Ibrahim, esensi demokrasi dalam Pemilukada adalah terciptanya pemilihan yang sifatnya jujur, adil dan dilegitimasi oleh rakyat menuju kesejahteraan bagi rakyat.

“Oleh karena itu, dibutuhkan penyelenggara-penyelenggara pemilu yang senantiasa memiliki sifat profesional, integritas dan kapabilitas. Baik dari tingkat KPU dan tingkat Panwaslu,” harapnya.

Sementara itu ketua Panwas Koltim La Golongan, membantah isu yang berkembang di masyarakat, mengenai ketidak indefendensiya sebagai penyelenggara pemilu.

“Sejak awal pendaftaran di Panwaslu saya sudah di cap berpihak kepada pasangan TENTRAM, seiring berjalan saya di cap mendukung pasangan WAHID, dan terakhir saya di cap mendukung pasangan MUBARRAK. Semua itu hanya isu, dan tentunya kami selaku penyrlenggara pemilu sudah bekerja sesuai Juknis Panwas,” jelasnya. (WAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *