Connect with us

Ketua DPC Gerindra Kendari Dilaporkan Polisi

Hukum & Kriminal

Ketua DPC Gerindra Kendari Dilaporkan Polisi

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Kendari, Mahidin, dilaporkan ke Polda Sultra karena dituduh telah melakukan penggelapan terhadap dana untuk pembayaran honor saksi.

Pengurus PAC Mandonga, Sirajudin, mengatakan bahwa honor untuk saksi telah dibayarkan H-4 sebelum pelaksanaan pemilu yang telah digelar pada tanggal 9 April lalu. Besarnya honor yang seharusnya diberikan yakni sebesar Rp. 200 ribu untuk setiap saksi.

Sayangnya, masih ada sekitar 15 orang saksi di Dapil Mandonga yang belum dibayarkan hingga saat ini. Tentu saja hal itu membuat malu ditubuh Partai Gerindra.

“Saya sebenarnya sebagai pengurus malu jika uang saksi belum dibayarkan, apalagi honor untuk saksi yang seharusnya 200 ribu kini sisa 150 ribu dengan alasan bahwa 50 ribu sisanya ditanggung oleh caleg, padahal dari DPP sudah memberikan 150 dan ditambah lagi DPD menambahkan 50, saya curiga ini Ketua DPC melakukan permainan,” katanya, Selasa (6/5/2014).

Ia yang mendampingi 15 saksi yang belum dibayarkan honornya, juga melaporkan Husein sebagai caleg Gerindra yang hingga saat ini lepas tangan terhadap pembayaran honor saksi.

“Biarkan saja kami laporkan, biar lewat proses hukum kalau memang mau klarifikasi nanti kita lihat jawabannya, saya sebenarnya tidak senang seperti ini, tapi ini untuk kebaikan partai, jangan sampai partai yang sudah kita bangun ini hancur karena perbuatan yang tidak bagus,” cetusnya.

Sementara itu, Mahidin secara tegas membantah hal tersebut. Menurutnya, honor yang diberikan kepada saksi hanya sebesar RP. 150 ribu bukan Rp.200 ribu.

“Tidak benar itu, masa saya mau gunakan uang saksi, honor yang diberikan kepada saksi memang hanya 150 ribu tidak ada tambahan lagi, saya juga tidak tahu kalau ada tambahan 50 ribu,” bantahnya.

Terkait honor yang belum dibayarkan tersebut ia menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran honor bagi saksi akan diberikan ketika saksi menyerahkan C1 kepada partai sebagai bukti.

“Memang masih ada yang belum kami bayarkan, karena belum menyerahkan C1 kepada kami, C1 itu merupakan bukti bahwa saksi kami sudah bekerja dilapangan, jika yang bersangkutan sudah membawakan C1 pasti akan segera kami bayarkan honornya,” katanya. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top