Connect with us

Kesal Wakil Rakyat Absen, Pedagang Segel Gedung DPRD Kendari

Hukum & Kriminal

Kesal Wakil Rakyat Absen, Pedagang Segel Gedung DPRD Kendari

KENDARI, SUARAKENDARI.COM – Puluhan pedagang dan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan nasional pasal 33 UUD 45, menyegel pintu gedung DPRD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (01/4/2014). Aksi itu itu dilakukan massa, sebagai pelampiasan kekesalan karena tak satupun wakil rakyat berada di kantor.

Saat itu, semua wakil rakyat tidak terlihat hadir di Gedung DPRD Kendari, karena sibuk untuk kampanye.
“Segel itu pintu dewan, cari kayu. mereka hanya bisa mengurus dirinya sendiri saja. Mereka hanya urus kampanye, tidak urus mi persoalan masyarakat,” teriak massa.

Kedatangan para Pedagang dan mahasiswa di gedung DPRD Kendari, untuk menuntut transparansi pengelolaan pasar sentral di wilayah tersebut. Pasalnya, menurut mereka seharusnya pedagang mendapatkan lods secara gratis, karena pembangunan pasar tersebut menggunakan APBD murni sebesar Rp 122 miliar.

“ Harusnya ditata ulang penempatan pedagang dan zonasi kelompok jualan, karena tidak sesuai denga Peraturan presiden no 122 tahun 2007 dan peraturan Menteri perdagangan nomor 70 tahun 2013,” ungkap Ruslan Saleh.
Ia juga mendesak pengusutan indikasi penyalahgunaan anggaran yang dilakukan pemerintah kota Kendari, akibat penarikan uang muka. Karena tidak memiliki landasan hukum.

“ Dalam APBD digratiskan, tetapi faktanya kami dipungut biaya untuk menempati lods di pasar sentral,” tegasnya.

Usai menyegel pintu kantor DPRD Kota Kendari dengan kayu, massa kemudian melanjutkan aksinya di kantor kejaksaan negeri setempat.
Di kantor Kejari Kendari, para pedagang dan mahasiswa diterima kepala seksi (Kasi) Intelijen, Purnama. Ia menjelaskan, pihak akan segera menindaklanjuti aspirasi massa.

“Tuntutan kalian sudah saya terima dan akan dikroscek di lapangan atau pengumpulan data terkait kasus tersebut, hasilnya akan segera kami sampaikan ya,” tukasnya dihadapan para pengunjukrasa.

Mendengar penjelasan pihak Kejaksaan Negeri Kendari, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan kembali aksi jika aspirasinya tidak terealisasi.KIKI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top