Connect with us

Kepsek SMU Negeri 1 Pondidaha, Jadi Tersangka Korupsi

Uncategorized

Kepsek SMU Negeri 1 Pondidaha, Jadi Tersangka Korupsi

KONAWE, SUARAKENDARI.COM Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Konawe, akhirnya menetapkan Haerul Saleh Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Pondidaha, sebagai tersangka dugaan kasus korupsi bantuan di bidang pendidikan, yang merugikan negara hingga Ratusan juta Rupiah.

Hal tersebut di ungkapakan Kasat Reskrim, Polres Konawe AKP Hanif Fatih Wicaksono, saat di temui awak media diruanganya, belum lama ini. Haerul saleh ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, setelah terbit hasil audit Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Tenggara, “penetapan tersangkanya berdasakan hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara (PKKN), oleh Kantor Perwakilan BPK Sulawesi tenggara, yang dilaksanakan sejak tanggal 20 mei 2014,”ungkap Hanif.

Lanjut Hanif, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pertama kepada Tersangka (Haerul Saleh) sejak tanggal 13 Juni, untuk menghadiri acara peperiksaan perdana sebagai tersangka, tanggal 16 Juni kemarin, berhubung tersangka tidak menghadiri, Penyidik kembali menyurati unutk yang ke dua kalinya, bila tidak di indahkan kemungkainan akan kami panggil paksa,” tegasnya.

Hanif Fatih menjelaskan, terkait kasus yang membelit mantan Kepsek SMU 2 Unahaa tersebut, telah dilakukan penyelidikan sejak tahun 2011 kemudian di tingkatkan menjadi penyelidikan dari November Tahun 2013.

“Kasus ini mencuat sejak Tersangka masih menjabat menjadi Kepala Sekolah SMU Negeri 2 Unaaha, peningkatan status tersangka baru kali ini kami infokan, sesuai aturan yang berlaku harus menunggu Hasil Audit yang di lakukan BPK setelah di ketahui ada kerugian negara baru kami tingkatkan menjadi tersangka,”ujarnya.

Haerul saleh, pada waktu masih menjabat Sebagai Kepsek SMU 2 Unahaa, di duga menyelewengkan sejumlah dana kegiatan pendidikan diantaranya, Bantuan Khusus murid miskin tahun 2010, Bantuan oprasional manajemen mutu Tahun 2009 – 2011, Bantuan oprasional pendidikan (BOP) dan Sekolah Standar Nasional (SSN) Tahun 2009-2010, dengan kerugian negara 434.247.000 Rupiah,

Atas perbuatannya tersangka Haerul Saleh, yang kini menjabat sebagai Kepala sekolah SMU Negeri 1 Pondidaha, dijerat dengan UU No 31 ayat 2 dan 3 Tahun 1999 dan UU No 20 tahun 2011, tentang Pemberantasan tindak pidana Korupsi dengan Ancaman hukuman 15 tahun Penjara. (MAN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top