Connect with us

Kepala BP4K Berganti, Sahrir Sahaka Kembali ke UHO Kendari

Uncategorized

Kepala BP4K Berganti, Sahrir Sahaka Kembali ke UHO Kendari

KOLAKA,SUARAKENDARI- Tugas dan tanggungjawab Alva Talanipa, kini makin berat. Pasalnya, selain menjabat Kadis Pertanian dan Peternakan Kolaka. Bupati Kolaka, Ahmad Safei kembali menugaskan dirinyya sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K).

Tambahan tugas yang diemban Alva Talanipa, setelah Sahrir Sahaka yang juga adik kandung mantan Plt Bupati Kolaka, Amir Sahaka, resmi dipulangkan oleh Bupati Kolaka, Rabu (7/5), ke tempat tugas sebelumnya di Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari.

Dikatakan Alva Talanipa, terkait tugas baru yang diamanahkan padanya, tetap optimis akan dijalan dengan baik. Hanya, saja, kata mantan Kadis Pariwisata itu, guna menyeimbangkan tugas-tugasnya dalam menahkodai dua instansi tersebut, dibutuhkan manajerial yang baik pula.

“Sebenarnya, bidang kerja di BP4K dan Dinas Pertanian, program-programnya masih berkaitan erat sehingga tak sulit untuk menyesuaikan. Apalagi, tahun 2004 silam, saya pernah menduduki BIPP (kini BP4K). Yang penting bagi saya saat ini adalah mengatur waktu secara efektif,” ujar Alva Talanipa, di temui usai acara serah terima jabatan (Sertijab), di aula pertemuan BP4K, Jumat (9/5).

Kendati begitu, lanjut Alva, dirinya tak menampik paska pergantian pucuk pimpinan BP4K, bakal terjadi dinamika internal. Karena itu, langkah awal yang segera ia lakukan adalah menciptakan stabilisasi dan harmonisasi antar staf.
Apalagi santer dikabarkan, pencobotan Sahrir Sahaka dalam kabinet SMS Berjaya disinyalir sebagai imbas Pilkada Kolaka, yang ketika itu berseberangan politik dengan saudara kandungnya Amir Sahaka dengan Ahmad Safei..

“Sebelum saya bicara program BP4K, tugas saya terlebih dahulu adalah melakukan stabilisasi. Langkah itu guna mencairkan suasana kerja jangan sampai masih ada faksi-faksi seperti saat Pilkada Bupati lalu,” pungkas Alva.

Sementara itu, Sahrir Sahaka ketika dikonfirmasi, merasa legowo menerima pencopotan dirinya . Namun, keputusan Ahmad Safei memulangkan dirinya kembali bertugas sebagai staf di lingkup Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari, dinilainya tak lepas dari imbas Pilkada Kolaka.

“Sebagai PNS, tentu harus siap ditempatkan dimana saja. Tapi, terus terang saja, pencopotan ini, saya baru tau setelah salah seorang teman menyampaikan kepada saya melalui Telpon. Bahkan, SK-nya pun nanti hari ini (acara Sertijab) saya diberikan. Atas perlakuan itu, wajar saja kalau saya menduga ada kaitannya Pilkada Kolaka lalu,” imbuh Sahrir Sahaka, kemarin.

Dikatakannya, sebagai anak Kolaka, dirinya mengaku ingin meniti karir birokrasinya di tanah kelahirannya, Kolaka. Namun, harapan itu pupus setelah Ahmad Safei mendepaknya dari kabinet pemeritahannya, beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya, andai saya dimutasi di lingkup Pemda Kolaka, tanpa jabatan pun, saya bersedia menerima. Tapi,apa boleh buat setiap pemimpin memiliki karakter dan penilaian berbeda,” tandasnya sembari tersenyum. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top