Connect with us

Bermula Kenalan Lewat Facebook, Siswi SMP Diperkosa 14 Pemuda

ilustrasi

Hukum & Kriminal

Bermula Kenalan Lewat Facebook, Siswi SMP Diperkosa 14 Pemuda

 

KENDARI, SUARAKENDARI.com-  DF (14) gadis yang masih duduk di bangku SMP di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) hanya bisa pasrah meladeni nafsu bejat  14 pelaku pemerkosaan  di salah satu kamar kos di jalan Lumba-Lumba,  Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

DF  terpaksa meladeni pelaku pertama  Unces  (26) yang merupakan pacarnya dan diikuti ke 13 orang  temannya. Unces adalah seorang karyawan di salah satu tempat hiburan malam di kota Kendari.  Saat kejadian, korban  tak berani melawan lantaran diancam oleh belasan pelaku, ia pun digilir secara bergantian.  Salah satu pelakunya adalah pemilik kos tempat salah seorang  pelaku mengontrak.

” Kejadiannya tanggal 7 Desember hari Minggu pukul 19.00 wita, korban diajak pacarnya ke rumah kos temannya bernama Jumran. Lalu korban disetubuhi pacarnya kemudian  digilir 13 pelaku lainnya yang merupakan warga di lorong Lumba-Lumba dan satu orang lagi pemilik kos,” tutur Kasat Reskrim Polres Kendari , AKP Robby Topan Manusiwa di Polres Kendari, Rabu (10/12/2014).

Korban sempat disekap  satu malam, selanjutnya kata Robby, tengah malam Unces menurunkan DF di pasar panjang Kendari. Namun DF takut pulang ke rumahnya di jalan Balaikota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kendari.

“  korban menginap di rumah temannya karena takut pulang, orangtuanya panik lalu menelpon teman anaknya  tempatnya bermalam. Kemudian hari Senin, orangtua korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke polres,” ujarnya

DF dan Unce baru dua minggu menjalin asmara. Mereka telah lama berkenalan melalui jejaringan sosial facebook.

Setelah menerima laporan orangtua korban lanjut Robby, pihaknya menurunkan personil untuk mencari para pelaku.

“ semalam kita amankan Unces, kemudian tadi sore dua orang pelaku lainnya yakni Dedy dan Acung  kita tangkap di jalan Lumba-Lumba. Sisanya masih dalam pengejaran termasuk pemilik kos yang kini kabur ke Makassar,” jelasnya.

Robby menambahkan, para pelaku dijerat pasal 81 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (QQ)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top