Connect with us

Kenaikan Tarif Masuk Pelabuhan Akan Dikaji Ulang

Metro

Kenaikan Tarif Masuk Pelabuhan Akan Dikaji Ulang

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-DPRD Kota Kendari, akan mengkaji kembali alasan PT Pelindo menaikkan tarif tanda masuk (pass) di Pelabuhan Kendari. Pasalnya, dengan kenaikan tersebut, masyarakat pengguna jasa pelabuhan merasa terbebani, karena besarnya tarif yang dibebankan kepada mereka.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Muhammad Amin, mengatakan, kenaikan tarif masuk ini, sejak dua tahun lalu, telah dibahas bersama anatar dewan dengan pihak PT Pelindo. Saat itu, pihak PT Pelindo berkata, akan ada perbaikan dermaga, kemudian akan dibangun musholla, dan fasilitas wc umum.
“Hal itulah yang menjadi acuan dari PT Pelindo saat itu, menaikan tarif masuk ke Pelabuhan Kendari. Sehingga, dewan memberikan rekomendasi kepada pihak PT Pelindo saat itu,” jelas Muhammad Amin, Senin (24/3).

Tetapi, lanjutnya lagi, besaran tarif masuk yang dibebankan kepada pengguna jasa pelabuhan, cukup besar. Bahkan, kenaikan pass tersebut hingga mencapai 100 persen. Sehingga, sebagian besar masyarakat pengguna jasa merasa dikorbankan.

“Pikirkan, hanya untuk mengambil kiriman barang dari kampung saja, mereka harus mengeluarkan uang Rp 7.000. Padahal, sebelumnya hanya Rp 2.000 saja. Belum lagi mobilisasi mereka dari rumah ke pelabuhan. Masa, hanya untuk sebuah kiriman saja, harus dikeluarkan biaya hingga Rp 20.000 ?” terangnya.
Dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh PT Pelindo tersebut, dewan akan melakukan kunjungan kerja. Apakah, kenaikan itu sudah sesuai dengan fasilitas yang diberikan oleh PT Pelindo atau belum. (min)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top