Connect with us

Kena Tipu, Pemilik Toko Terima Uang Palsu Sebanyak Rp. 2 Juta

Daerah

Kena Tipu, Pemilik Toko Terima Uang Palsu Sebanyak Rp. 2 Juta

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Peredaran uang palsu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk diberantas. Kendati hal itu menjadi prioritas bagi penegak hukum di Indsonesia, tidak terkecali di Kolaka. Hari ini seorang pemilik took peralatan motor mendapati uang palsu pecahan Rp.100 ribu didalam ikatan uang pecahan yang sama sebanyak Rp.2 juta. Hal ini pun segera dilaporkan pada pihak yang berwajib.

Humas Polres Kolaka pun membenarkan laporan ini. Dia menjelaskan bahwa uang palsu itu didapati dari seorang pelanggan yang membayar belanjaannya senilai Rp.2 juta. “Memang saat ini uang palsu di Kolaka sudah mulai beredar kembali setelah lama tidak menghilang. Yang buat laporan Polisi itu adalah pemilik took peralatan motor bernama Ulli. Katanya uang itu dari pelanggannya yang berbelanja di tokonya,” kata humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin, Selasa (23/09/2014).

Dia juga menamabahkan saat menerima uang itu sang pemilik took sudah merasa curiga. Setelah diperiksa, uang kertas pecahan Rp.100 ribu dengan jumlah Rp.2juta itu ternyata uang palsu. “ Setelah dia periksa ternyata uang palsu tetapi yang berikan uang itu sudah pergi. Akhirnya pemilik toko ini melaporkan sama sama Polisi. Pelakunya kita selidiki dulu,” tegas Nazaruddin.

AKP Nazaruddin juga menjelaskan bahwa kepada masyarakat Kolaka agar lebih hati-hati lagi dalam melakukan transaksi dalam bentuk uang tunai. Sebab pelaku pengedar uang palsu tersebut diduga sudah menguasai kondisi calon target mereka. “Biasanya sasaran mereka toko atau tempat transaksi yang lumayan sibuk. Biasanya kan kalau pedagang sudah sibuk tidak terlalu memperhatikan uang yang mereka terima. Ini kita himbau agar lebih hati-hati lagi,” cetusnya.

Memang sekitar dua tahun lalu peredartan uang palsu di Kolaka sempat marak dengan pcahan Rp.50 ribu dan Rp.20 ribu. Polisi pun berhasil mengamankan pelaku pencetak dan pengedar uang palsu saat itu. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan yang ada di Kolaka. Namun saat ini peredaran uang palsu di Kolaka sudah bukan pecahan Rp.20 ribu dan Rp.50 ribu lagi tetapi pecahan Rp.100 ribu. (Ab)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top