Connect with us

Kemenkum HAM Sultra Rotasi Tiga Pejabat

Metro

Kemenkum HAM Sultra Rotasi Tiga Pejabat

KENDARI, SUARAKENDARI.COM – Kementerian hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Sulawesi Tenggra melakukan penyegaran tiga pejabat internalnya, Kamis (8/5/2014) di aula Kemenkum HAM setempat.

Mereka yang dilantik yakni Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas II Kendari, Lukman Amin yang dimutasi menjadi Kalapas di Maros, Sulawesi Selatan. Kalapas Kota Bau-Bau, Erwedi Supriatno BcIP SH MH, berpindah menjabat Kalapas narkotika di Sungguminasa. Sedangkan kepala rumah tahanan (KaRutan) Kendari, Masudi, dimutasi dengan mendapat jabatan baru yang merupakan kenaikan eselon sebagai kepala bidang administrasi keamanan di Madiun.

Sementara beberapa dari mereka yang dilantik diluar dari unsur pimpinan. Kepala kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Sultra, Wahyuddin Ukun mengatakan pelantikan itu merupakan penyegeran lingkup internal Kemenkum HAM Sultra. “Tetapi Ka-Rutan Kendari dimutasi bukan karena penyegaran. Melainkan naik eselon,” ungkapnya.

Sementara itu, pejabat baru yang sebagai Kalapas Kelas II A Bau-Bau diisi oleh Otong Gunarso Bc.IP S.Pd, Kalapas Kendari diduduk oleh Muchlis Adjie Bc.IP SH M.Si dan Kepala Rutan Kendari dijabat oleh Andi Samsir Alam Silondae S.Sos.

Wahyuddin mengatakan jika mutasi jabatan dan promosi merupakan hal yang lumrah di internal institusi. Hal itu, kata dia merupakan akibat perkembangan kebutuhan dan dinamika organisasi. “Mutasi internal Kemenkum dan HAM diharapkan disikapi dengan tidak berlebihan. Tetapi mutasi tersebut merupakan suatu perkembangan kebutuhan yang terjadi atas dinamika organisasi Kementerian Hukum dan HAM itu sendiri,” jelasnya.

Promosi jabatan lanjut dia, merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan dari pimpinan atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

Dari pelantikan itu, wahyuddin berpesan agar para pejabat baru mampu mewujudkan akuntabilitas penyelenggaraan tugas dan fungsi jajaran Kemenkum HAM dengan berpegang pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (Clean Governance) serta memberikan prioritas pencapaian arahan strategis reformasi birokrasi.

“Didalamnya adalah peningkatan kinerja sebagai wujud pelayanan yang standar, terdata, cepat, akuntabel berbasis teknologo dan informasi. Percepatan perubahan pola koordinasi dengan komunikasi dengan instansi lain. Serta percepatan pengolahan administrasi secara efisien, efektif, transparan, akuntabel dan profesional,” paparnya.

Selain melantik beberapapejabat juga melakukan pengambilan sumpah jabatan bagi mereka yang dilantik menduduki jabatan baru di Kendari dan Bau-Bau.KIKI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top