Connect with us

Keluarga TKW Asal Muna Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Berat

Hukum & Kriminal

Keluarga TKW Asal Muna Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Berat

Keluarga TKW Asal Muna Desak Pelaku Pembunuhan Dihukum Berat

KENDARI, SUARAKENDARI.com- Keluarga Seneng Mujiarsih (28), Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang menjadi korban pembunuhan di Hong kong meminta agar pelaku pembunuhan dijatuhi hukuman berat.
   
” Kami keluarga meminta agar pelaku bisa dihukum setimpal dengan perbuatannya karena telah menghilangkan nyawa saudara kami,” ungkap Sriswantoro, kakak korban dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (4/11/2014) malam.

Ia juga berharap, pemulangan jenazah saudaranya bisa dilakukan segera.

” Kami ingin menguburkan jenazah saudara perempuan di Kampung halaman di Desa Sidomakmur SP3, Kecamatan Tiworo Kepulauan,” tuturnya Sriswantoro sedih.

Setelah mendengar kematian putrinya, Mujiharso ayah kandung Seneng mengaku telah didatangi petugas kepolisian. Sementara, hingga kini  pihak jasa tenaga kerja yang memberangkatkan korban ke Hong Kong hingga belum ada kabar.

Sebelumnya, Seneng Mujiarsih alias Jesse Lorena (28) berangkat menjadi buruh migran di Hong Kong sejak lima tahun lalu.

Mujiharso menjelaskan, komunikasi antara keluarga dengan Seneng tak pernah putus. Seneng menjadi salah satu tulang punggung keluarga karena sering mengirim uang ke keluarganya di kampung.

“Sebelum meninggal, terakhir dia sempat berkomunikasi dengan tetangga saya lewat facebook. Waktu itu, dia tidak cerita yang macam-macam,” terangnya, 

Seperti diberitakan, Seneng Mujiarsih dan rekannya  Sumarti Ningsih menjadi korban pembunuhan di Hongkong oleh bankir Inggris, Rurik Jutting. Jasad Seneng ditemukan di sofa dan jasad Sumarti ditemukan dalam koper di apartemen milik pelaku pada Sabtu (1/11/2014).

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top