Connect with us

Kekurangan Solar, Nelayan Kolaka Sulit Melaut

Uncategorized

Kekurangan Solar, Nelayan Kolaka Sulit Melaut

KOLAKA,SUARAKENDARI,COM- Wilayah pesisir laut Kabupaten Kolaka memanglah sangat luas, maka dari itu tidak heran jumlah nelayan yang ada hamper ribuan orang. Namun dengan rencana dinaikkannya harga bahan bakar minyak dalam waktu dekat ini menjadi persoalan yang pelik bagi mereka.

Kini ratusan nelayan teradisional yang ada sudah sulit untuk melaut. Hal ini disebabkan susahnya mendapat pasokan solar di SPBU, bahkan disentra pengisian khusus bagi para nelayan.

Contohnya di Kecamatan Watunbangga, seluruh nelayan didaerah ini sudah susah lagi untuk melaut sebab mereka terlanjur menggantungkan bahan bakar kapal mereka ke solar. Sementara di daerah Watubangga solar sudah mulai langka ditemui.

“ Sebenarnya hasil laut kami disini itu sangat melimpah pak. Aneka ragam ikan sangat banyak tetapi saat ini pasrah saja untuk tidak melaut. Sebab solar sudah susah kami dapatkan padahal bahan bakar utama kami itu adalah solar,” cetus Ambo Upe, Jumat (19/09/2014).

Dia menambahkan memang hal tersebut masalah yang seriaus. Sebab sebagian besar warga Kecamatan Watubangga menggantungkan hidup mereka dari laut. “Sebagian besar kami disini nelayan pak. Sebenarnya ketakutan kami itu dimulai sejak isyu BBM akan dinaikkan. Entah kenapa sudah beberaa hari SPBU yang ada disini juga sudah tidak melayani pengisian solar lagi. Kami bingung,” tambahnya.

Keluhan tentang BBM jenis solar bukan pada nelayan di Kecamatan Watubangga saja. Nelayan yang ada di sejumlah tempat lain juga mengeluhkan hal yang sama. Contohya Saiful, nelayan asal Kecamatan Latambaga. Kata dia sejumlah SPBU yang ada di Kolaka sudah enggan lagi mengisi BBM yang menggunakan jergen.

“Kalau isi solar pakai jergen dilarang kami butuh solusinya pak. BBM itu tidak akan kita timbun lalu jual kembali, tetapi mau dipakai melaut. Kami kesulitan solar dan beberapa hari tidak melaut,” tambahnya.

Sejumlah pihak terkait yaitu Depo Pertamina Kolaka dan Dinas Pertambangan dan Energi pun belum bisa member keterangan resmi terkait masalah ratusan nelayan yang kesulitan mendapatkan solar. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top