Connect with us

Kasat Pol PP Bombana Dipolisikan

Uncategorized

Kasat Pol PP Bombana Dipolisikan

BOMBANA-Kepala satuan (Kasat) POL PP Kabupaten Bombana, Umar Mane dilaporkan ke Polsek Rumbia akibat dugaan kasus penganiayaan terhadap bawahannya.

Umar dituding menganiaya Kanit Intel Sat Pol PP Bombana berinisial Hs ( usai) akibat melayangkan tendangan dan pukulan di badan korban.

Tindakan kekerasan itu, terjadi ketika korban hendak melaporkan terjadinya pemotongan gaji para anggota honorer Sat Pol PP Bombana kepada atasannya, Sabtu (12/7) sekitar pukul 12.15 Wita diKantor Sat Pol PP Bombana

Namun tidak disangka, pelaporkan itu, berujung pada tendangan hingga pukulan di badan korban. “Jujur Kami tidak terima atas sikap atau perlakuan pimpinan Sat Pol PP yang kami nilai arogan. Apapun alasannya, tindakan kekerasan dimanapun tidak diperkenankan di muka bumi ini,” ujar Asman, anak korban saat konfirmasi.

Asman membeberkan, kekerasan bermula ketika ayahnya menanyakan jabatanya sebagai Kanit Intel kepada kasat Pol PP Umar Mane. Sebab menyandang Jabatan Kanit intel, namun tidak diberi personil atau anak buah. Lalu merembet hingga mempertanyaan adanya pemotongan gaji para honorer. Akibat pertanyaan itu, sambung Asman, ayahnya langsung dipukul dan ditendang.

“Kami sudah laporkan ke polsek. Dan keluarga siap mengusut tuntas tindakan ini” tegas Asman sambil menyebutkan nomor pengaduan ke polsek Rumbia yakni YAN.2.4/19/VII/2014/SPK Sek Rumbia.

Sementara itu, Kasat Pol PP Bombana Umar Mane saat dikonfirmasi membatah tudingan penganiayaan. Dia mengatakan tendangan yang dilakukan itu merupakan pembinaan pimpinan atas bawaannya. ,” itu tidak benar bila saya menganiaya. Saya cuma tendang tapi tidak keras. Itu cuma pembinaan saja,” tukasnya.

Kata Umar, korban saat datang melapor dalam kondisi Mabuk. “Makanya saya panggil polisi untuk mengamankan korban, sebab dalam kondisinya mabuk,” tutur umar Mane.

Namun sesudah polisi mengamankan korban, tak berselang lama, tiba-tiba korban balik kekantor dan mencoba mengancam ,”disinilah tendangan itu saya layangkan. Namun tidak saya kerasin, sebab itu cuma pembinaan saja atas pimpinan terhadap bawahannya,” tukas Umar Mane.

Terkait pemotongan gaji yang ditanyakan korban, Kata Umar itu merupakan kesepakatan sejak awal. “Pemotongan itu akibat ketidak hadiran para sat pol PP bila alpa atau tidak menjalankan tugas. Ada aturan akan dilakukan pemotongan gaji, bila alpa atau tidak masuk kerja. Uang pemotongan itu akan dikembalikan ke Kas Daerah,” jelasnya.

Meski begitu, Umar mane mengatakan dirinya bersedia diperiksa atas pengaduan bawahannya itu kepada polisi. “Saya diap diperiksa,” tandasnya. (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top