Connect with us

Kantor Media Kendari Pos Didemo

Metro

Kantor Media Kendari Pos Didemo

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, PT.Media Kita Sejahtera yang merupakan salah satu kantor media Kendari Pos didatangi puluhan massa aksi, Rabu (23/4/2014).

Kedatangan massa aksi hari itu yang dipimpin oleh Amir Yusuf selaku Lurah Jati Mekar yang juga merupakan anggota PPK Kecamatan Kendari guna menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang diterbitkan oleh Koran Kendari Pos.

Dimana dalam pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa Amir Yusuf telah melakukan pemerasan terhadap salah seorang caleg dari PAN Dapil Kendari-Kendari Barat untuk DPRD Kota Kendari.

 “Saya merasa terdzolimi atas pemberitaan yang dimuat dalam Kendari Pos hari ini, itu sama saja pembunuhan karakter, keluarga saya juga malu atas pemberitaan yang telah diterbitkan tersebut, apalagi beritanya tidak berimbang, tidak melakukan klarifikasi terhadap saya,” teriaknya.

 Sebagai pihak yang merasa dirugikan, Amir menyayangkan tindakan yang dilakukan redaksi Kendari Pos, yang tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu terhadap dirinya dan langsung menerbitkan berita tersebut.

Padahal seharusnya media mengetahui bahwa pemberitaan yang akan dipublikasikan harus berimbang. Untuk itu, massa meminta agar pimpinan media segera memuat permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan dalam pemberitaan tersebut.

Direktur Utama PT.Media Kita Sejahtera, Irwan Zainuddin, yang menemui massa aksi menuturkan permintaan maaf atas pemberitaan yang diterbitkan hari itu yang mengandung kekeliruan.

 “Kami sebagai media juga mohon maaf jika ada kesalahan dan telah merugikan pihak lain, namun dengan adanya masalah ini mudah-mudahan menjadi koreksi kami agar lebih baik lagi kedepannya, masalah ini juga akan kami selesaikan sesuai dengan kode etik jurnalis, sehingga kami akan menertbitkan permohonan maaf kami besok (Kamis,Red) dengan halaman yang sama,” katanya. (LINA)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top