Connect with us

Kaget Anaknya Dikeroyok Warga, Iptu Binta Meninggal

Hukum & Kriminal

Kaget Anaknya Dikeroyok Warga, Iptu Binta Meninggal

KENDARI, SUARA KENDARI.Com – Brigadir Dua (Bripda) Zulkifli (21), anggota Polda Sultra, dikeroyok oleh 25 warga di Jalan DI Panjaitan Nomor 29, Kecamatan Baruga, Kendari, Senin (20/1/) sekitar pukul 21.30 Wita.

mendapat kabar anaknya dikeroyok warga, ayah kandung korban yang juga seorang polisi, Inspektur Satu Binta Salili, langsung mendatangi Markas Polres Kendari malam itu juga.

Melihat wajah anaknya babak belur akibat penggeroyokan, Binta langsung terkena serangan jantung, dan saat itu juga sang bapak menghembuskan nafas terakhirnya di kantor Polres Kendari.

Kapolres Kendari, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anjar Wicaksana Sudiharjo SIK mengatakan, ayah korban yang bertugas di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra meninggal pada pukul 22.15. Saat itu, jenazah Salili langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diperiksa.

“Hasil pemeriksaan dokter, Iptu Binta Salili itu terkena serangan jantung,” ungkap Anjar, Selasa (21/1).

Menurutnya, kejadian penggeroyokan terhadap Zulkifli dan seorang rekannya, Fredianto terjadi saat mereka hendak bertamu di kamar kos temannya, Sem di Jalan DI Panjaitan Kendari. Saat Zulkifli memarkir motornya, Usman Husen (26) langsung marah tanpa diketahui alasannya. Saat itu, keadaan jadi tidak terkendali dan perkelahian pun tidak bisa dihindari.

Istri Usman, Sandra (22) mengira Zulkifli dan Fredianto adalah maling. Ia langsung berteriak maling hingga puluhan warga datang dan langsung mengeroyok Bripda Zulkifli dan Fredianto sahabatnya.

“Zulkifli dan Fredianto dikeroyok masa yang berjumlah kurang lebih 25 orang,” kata Anjar.

Saat ini, kepolisian telah memeriksa lima orang saksi, dan tiga di antaranya telah dijadikan sebagai tersangka. Mereka adalah Usman Husen (26), Ruslan (28), dan Rusli (36). Ketiganya merupakan saudara kandung yang diduga melakukan pemukulan terhadap kedua korban. Sedangkan Sandra (22) dan Samiun dijadikan sebagai saksi.

“Kami telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka untuk ditindaklanjuti,” terang Kapolres. (kiki)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top