Connect with us

Jenasah Seneng Mujiasih Korban Pembunuhan di Hongkong Tiba di Kendari

Hukum & Kriminal

Jenasah Seneng Mujiasih Korban Pembunuhan di Hongkong Tiba di Kendari

 

KENDARI, SUARAKENDARI.com- Jenazah Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena (28) yang menjadi korban pembunuhan oleh Rurik Jutting di Hong Kong, akhirnya tiba di Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (12/11/2014) sekitar pukul 11.30 wita.

Jasad korban yang terbungkus dalam peti aluminium warna silver, diterbangkan dari Jakarta menuju Kendari dengan menggunakan pesawat GA 604. Tiga staf dari Kementerian Luar Negeri ikut mengantarkan jenasah Seneng.

Dengan menggunakan ambulans milik Badan Nasional Penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), selanjutnya, jasad korban dibawa ke rumah duka melalui penyeberangan di Lainea, Kabupaten Konawe Selatan.

“ Rute pergantaran jenasah almarhum Seneng diubah dari sebelumnya melalui penyeberangan pelabuhan Torobulu dengan memakai kapal feri, sekarang kita gunakan  kapal speed boat lewat pelabuhan Lainea menuju pelabuhan Tampo di Raha,” kata Kepala Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI), La Ode Askar di bandara Haluoleo Kendari, Rabu (12/11/2014) siang.

Perubahan rute pergantaran jenasah korban, lanjut Askar, untuk mengefisienkan waktu tiba di rumah duka. Untuk diketahui, Seneng merupakan warga Desa Sido Makmur, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Kabupaten Muna Barat, Sultra.

“ Kalau lewat pelabuhan Torobulu maka jenasah tiba di rumah duka malam hari, sedangkan melalui Lainea dengan speed insya allah nyampai sore di kampungnya korban,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seneng Mujiasih ditemukan tewas di apartemen milik  Rurik Jutting di Distrik Wan Chai, Hong Kong pada Sabtu (1/11/2014). Tak hanya Seneng polisi Hong Kong Rurik juga menemukan jasad Sumarti Ningsih yang tersimpan dalam koper di balkon apartemen tersangka. Rurik, seorang bankir warga Negara Inggris diduga pelaku pembunuhan terhadap dua orang warga Negara Indonesia. (Kiki)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top