Connect with us

Jelang Pleno KPUD Bombana, Panwaslu Ragukan Data C1 Lantari Jaya

Hukum & Kriminal

Jelang Pleno KPUD Bombana, Panwaslu Ragukan Data C1 Lantari Jaya

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Jelang  Pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Sabtu (19/4). Panwaslu Kabupaten Bombana ragukan data C1 untuk DPR RI dan DPD di Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara.

Pasalnya hingga berakhirnya pemilu, KPUD Bombana tidak memberikan formulir C1 kepada Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutuan Suara (PPS) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Ini aneh dan mengundang kecurigaan. Sebab formulir C1 itu merupakan bukti keabsahan sebuah rekapitulasi suara hasil pemilu. Jika C1 itu tidak diberikan, lalu tiba-tiba ada angka disitu, maka  inilah yang patut jadi tanyaan,” jelas anggota Panwaslu Bombana Laode Rahmat Apiti.

Rahmat tuding KPUD Bombana lakukan hal yang fatal dalam pilcaleg 2014 di Kecamatan Lantari Jaya. “Cara-cara seperti ini  memicu potensi konflik. KPUD benar-benar kecolongan dan mengecewakan. Bayangkan saja, dari 19 TPS yang ada se kecamatan Lantari jaya, tidak satupun disediakan formulir C1 untuk DPR dan DPD,” herannya.

Dua kemungkinan bisa terjadi di polemik ini. “Apakah memang kurang C1 atau sengaja dibiarkan terjadi seperti ini.  Ini internal mereka (KPUD) yang tahu,” duga Rahmat.

Sementara itu, Ketua PPK Lantari jaya Junadi mengaku tiga hari sebelum hari pencoblosan berkali-kali ingatkan pihak Sekretariatan KPU terkait kekurangan logistik C1 ini. Namun permintaan itu tidak digubris hingga selesai pemilu. “Banyak kali kami itu meminta formulir C1 itu kepada KPUD. Namun tidak pernah di akomodir,” tukasnya. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top