Connect with us

Jelang Pencoblosan, Mobil Caleg Demokrat di Konawe Utara Terbakar

Hukum & Kriminal

Jelang Pencoblosan, Mobil Caleg Demokrat di Konawe Utara Terbakar

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Nass menimpa mobil anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat , Mustakim, di Kelurahan Lamonae, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang  terbakar Selasa (8/4). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kendaraan roda empat jenis ford, warna merah terbakar di bagian pick up-nya. Saat itu mobil caleg Demokrat terparkir di halaman rumahnya, Selasa (8/4/2014) dini hari.

“ Kejadiannya sekitar pukul 4.30 wita. Kami belum bisa menyimpulkan apakah mobil itu dibakar atau terbakar, masih dalam penyelidikan mbak,” kata Kapolres Konawe, AKBP Barito dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (8/4/2014).

Barito mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab kebakaran mobil tersebut. “ anggota sudah ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kami juga tengah memeriksa saksi korban yakni pemilik kendaraan, baru satu saksi yang dimintai keterangan,” jelasnya.

Pihaknya lanjut Kapolres Konawe telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. “ Saat ini kita masih fokus pengamanan distribusi logistik di wilayah Konawe dan Konawe Utara, tetapi penyelidikan kasus ini tetap dilakukan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolda Sultra Brigjen Pol Arkian Lubis menyatakan, situasi keamanan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara jelang pemilu legislatif 9 April terpantau aman. Namun ada dua kasus yang menonjol tadi pagi, yakni mobil caleg terbakar di Konawe Utara dan kemarin ada pelemparan gereja yang diduga dilakukan oleh orang mabuk. Tetapi Arkian yakin, kasus itu tidak mengarah ke isu sara.

“ Sampai hari ini situasi kamtibmas masih kondusif hanya ada dua kasus yang menonjol, tapi masih bisa diatasi. Kami juga sudah mengerahkan 942 personil dalmas yang diback up oleh anggota brimob, pasukan cadangan di Polda dan koordinasi dengan TNI,” ungkap Arkian.

Pasukan dalmas itu nantinya akan mengantisipasi, jika terjadi keributan di Kabupaten dan Kota di Sultra. Arkian melanjutkan, personil tersebut ditempatkan di seluruh polres. “ Jika sewaktu-waktu ada keributan yang mengarah ke kericuhan pasukan dalmas langsung diturunkan ke lokasi kejadian,” tukasnya.KIKI

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top