Connect with us

Jelang Pemilu, KPID Lakukan Pengawasan

Hukum & Kriminal

Jelang Pemilu, KPID Lakukan Pengawasan

 

KENDARI, SUARAKENDARI.Com-KPID Sultra siap menjalankan tugasnya sebagai fungsi pengawasan pada media elektronik berupa radio dan televisi menjelang Pemilu yang akan berlangsung pada April 2014 mendatang.

Ketua KPID Sultra, Irfan Ido, mengatakan bahwa sesuai dengan UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu dalam pasal 91 sampai 101, dimana KPID memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap penyiaran dan iklan yang ditayangkan melalui Tv dan radio.

“Sejauh ini kami siap melakukan apa yang sudah diamanahkan kepada kami, semua TV dan radio yang ada di Kota Kendari sudah kami pantau sesuai dengan amanah yang diberikan kepada kami,” terangnya.

Ditegaskannya, bagi peserta pemilu tidak dibenarkan untuk melakukan iklan jauh-jauh hari. Pasalnya, sudah ada waktu yang ditetapkan sebelum pemilihan untuk bisa beriklan sesuai dengan aturan.

“Iklan kampanye sesuai dengan aturan itu diperbolehkan 21 hari sebelum pelaksanaan, artinya pada tanggal 16 Maret sampai 5 April seluruh peserta pemilu diberikan kesempatan untuk bisa beriklan,” kata Irfan.

Guna menunjang pelaksanaan tugas tersebut, pihaknya telah diberikan bantuan berupa alat pemantau siaran Tv dan radio yang merupakan bantuan dari APBN 2013.

“Alat pantau penyiaran yang diberikan kepada kami bisa memantau siaran secara ril time atau keseluruhan, sehingga apapun yang disiarkan bisa kami ketahui, jadi jika ada yang tidak sesuai bisa langsung kami berikan teguran,” tukasnya.

Irfan juga menjelaskan bahwa tidak semua Tv dan radio bisa memuat iklan, tetapi ada yang bisa dan tidak, tergantung izin yang dimiliki oleh media yang bersangkutan.

Dimana diterangkannya, TV dan radi yang sudah memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Prinsip, maka diperbolehkan untuk menyiarkan semua berita yang berhubungan dengan pemilu, sementara yang diberikan izin untuk beriklan, jika media tersebut memiliki IPP Tetap.

“Ada dua kategori, jika punya IPP Prinsip maka hanya boleh menyiarkan saja tapi tidak boleh memuat iklan, yang boleh memuat iklan hanya media yang memiliki IPP Tetap,” tegasnya.

Ditegaskannya pula, TV Kabel tidak diperbolehkan untuk memuat iklan yang berhubungan dengan pemilu. Pasalnya, Tv Kabel hanya meredistribusikan siaran bukan untuk beriklan.

Terkait sanksi yang diberikan kepada media elektonik jika kedapatan melakukan penyiaran dan terindikasi memuat iklan maka akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan berupa teguran dan sanksi paling berat berupa pencabutan izin. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top