Iwan Rompo: Penertiban Baleho Cagub Bukan Rana KPU Sultra

KENDARI – Menjelang pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan akan digelar pada 2018 mendatang, alat peraga kampanye para figur calon sudah mulai bertebaran dipelosok-pelosok daerah tanpa terkecuali di Kota Kendari. Meski masyarakat menanggapi hal tersebut sebagai tindakan mencuri star dari dari jadwal kampanye, namun bagi KPU Sultra hal itu wajar saja.

Menurut salah satu Komisioner KPU Sulawesi Tenggara, Iwan Rompo, hal itu merupakan hak setiap warga negara untuk menyampaikan ekspresinya. KPU tidak mempunyai landasan hukum untuk melakukan penertiban, dan hal itu juga bukan rana KPU Sultra.

“Dalam PKPU Nomor 7/2015 tentang kampanye, yang dikategorikan sebagai kampanye adalah tindakan mengajak untuk memilih yang dilakukan oleh pasangan calon. Sekarang, jangankan pasangan calon ditetapkan sebagi calon saja belum,” jelas Komisioner KPU Sultra, Iwan Rompo, saat ditemui di kantornya kemarin.

Meski dalam pengertian ilmu komunikasi, lanjutnya lagi, yang dilakukan oleh mereka ini sebagai bentuk kampanye untuk memilih mereka, namun dalam ilmu politik Indonesia hal itu bukan dikategorikan sebagai bentuk kampanye. “Bertebarannya baliho-baliho para figur yang akan maju dalam Pilgub nanti, itu belum masuk dalam rana KPU Sultra. Ketika mereka sudah mendaftar di KPU, maka itu sudah masuk rananya KPU karena hal itu sudah masuk dalam tahapan pencalonan,” katanya. (Arn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *