Isu Ijazah Palsu Merebak di Bombana

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Dugaan penggunaan Ijazah palsu senter mengemuka di Kabupaten Bombana. Isu tertuju pada sejumlah kalangan birokrasi. Mulai dari pejabat eselon tiga dan empat, hingga merembet ke eselon II lingkup struktural Pemkab Bombana.

Belum lama ini, nyanyian mantan Kepala BKD Bombana, Mushaddad makin mempertegas dugaan penggunaan ijazah abal abal itu, telah lama beredar di Kabupaten Bombana.

“Banyak kalau kita telusuri. Saya masih memiliki beberapa data terkait itu. Mereka mengaku lulusan sarjana disebuah perguruan tinggi. Tapi anehnya, tidak terdaftar sebagai mahasiswa di situ (di Perguruan Tinggi tersebut),” terang Musadad kepada wartawan.

Mantan Kepala BKD tahun 2010 lalu ini, menaksir sekitar 20-an, ijazah asli tapi palsu (aspal) telah lama beredar di Bombana. “Diwaktu saya dulu, penggunaan ijazah palsu itu pernah ditemukan, hingga diproses di Polda Sultra,” terangnya.

PNS yang kini bertugas di Universitas 19 November Kabupaten Kolaka ini , masih enggan membeberkan sejumlah nama pejabat yang di duga menggunakan ijazah aspal itu di pemerintahan Bombana.

Selain Mushadad, DPRD Bombana ikut menduga hadirnya penggunaan ijazah aspal itu di kalangan pejabat Bombana. “Kalau dicari, pasti ditemukan. Persoalan ini, tinggal di niatnya saja. Apakah punya inisiatif mau di cari atau tidak,” ujar Hasrat, anggota DPRD Bombana.

Politisi asal PDIP Bombana iniĀ  menyarankan agar BKD Bombana lekas menelusuri dan menindak para pejabat yang nekad gunakan ijazah palsu tersebut.

Sementara itu, Kepala BKD Bombana RusmanĀ  mengaku belum ada laporan terkait kasus penggunaan Ijazah palsu tersebut di instansinya. Meski begitu, mantan asisten I Bombana ini, akan menelisik persoalan itu agar rumor ini tidak bias kemana mana. (DAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *