Connect with us

Ironi Pendidikan di Bombana, Ada Sekolah Dasar Hanya Satu Ruang Belajar

Uncategorized

Ironi Pendidikan di Bombana, Ada Sekolah Dasar Hanya Satu Ruang Belajar

Kinerja Dikpora Bombana Dipertanyakan

BOMBANA,   SUARAKENDARI.COM-Sungguh memprihatinkan  kondisi Sekolah SD Tajuncu Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana.

Enam tahun berdiri sejak 2008 lalu,Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Dikpora) Kabupaten Bombana, tega membiarkan sekolah itu cuma satu ruang belajar.

Praktis dengan kondisi itu, proses belajar-mengajar siswa jadi kocar tidak karuan. Apalagi, sekolah yang menampung pendidikan Dasar untuk dua desa ini (Desa Tajuncu dan desa Liano Pantai) telah mendidik siswa, hingga ke jenjang kelas VI.

Akibatnya, Sekolah yang berjarak sekitar 30 kilo meter dari Rumbia Ibukota Kabupaten Bombana ini, terpaksa menggambungkan semua jenjang kelas, mulai kelas I – VI, dalam satu ruangan untuk kegiatan belajar mengajarnya tiap hari.

Baharuddin, Kepala Sekolah SD Tajuncu saat dikonfirmasi, membenarkan kondisi sekolah cuma satu ruang belajar tersebut. Menurutnya, terpaksa dilakukan penggabungan akibat  tidak ada pilihan lain.

“Disini untuk guru PNS ada 4 orang dan Honorer 3 orang. Dengan jumlah siswa sekitar 52 orang. Tapi sayang untuk ruang belajar cuma satu saja,” terangnya.

Dijelaskan, untuk membagi waktu belajar dengan pola masuk pagi dan siang, dinilai tidak cukup. Selain ruangan cuma satu-satunya, kebanyakan anak sekolah saling berboncengan satu sama lainnya.

“Disini banyak yang datang ke sekolah itu kakak beradik, atau setidaknya masih hubungan famili satu sama lain. jadi anak-anak datang ke sekolah itu selalu bersamaan atau saling boncengan,” pungkasnya.

Jika dibuat masuk pagi atau siang, kata Buhanuddin memungkinkan banyak anak akan pulang sore akibat menunggu temannya atau keluarganya yang masuk jadwal siang.

Dengan kondisi satu ruangan itu, Burhanuddin pasrah, sambil berharap semoga pemerintah Bombana prihatin dan lekas memikirkan nasib sekolahnya.

“Begitulah kondisi sekolah kami. Jangankan minta mobiler, ruangan belajar saja, cuma satu,” keluhnya. (M5)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top