Ini Pesan Terakhir Adnan Buyung Kepada Koleganya

0

Suarakendari.com – Beberapa hari sebelum meninggal dunia, Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution sempat menulis pesan kepada koleganya yang juga pengacara Todung Mulya Lubis. Pesan yang ditulis dalam secarik kertas itu diberikan saat todung menjenguk almarhum di Rumah sakit.

“Dia menulis pesan kepada saya di secarik kertas berbunyi, jagalah LBH/YLBHI, teruskan pemikiran dan perjuangan bagi si miskin dan tertindas,” ujar Todung, Rabu (23/9/2015).

Todung mengatakan, pesan itu dibuat ketika Buyung masih dirawat di ruang ICCU di RS Pondok Indah, Minggu kemarin.

“Itu amanat buat saya dan semua pegiat bantuan hukum,” tambah Todung.

Sosok buyung, menurut todung, almarhum adalah Kawan, kolega dan juga guru yang selalu memberi inspirasi dan semangat.

Masih terbersit diingatan todung saat Buyung membantunya menghadapi serangan dari pengacara hitam.

“Dia membela saya, advokat yang bersih. ABN adalah advokat yang dandy dan flamboyan tapi punya hati nurani dan membela si miskin,” tuturnya.

Todung mengaku sangat kehilangan sosok seorang advokat yang banyak berjasa bagi penegakan hukum negeri ini.

“Kita kehilangan sosok advokat senior yang banyak berjasa bagi penegakan hukum dan hak asasi manusia,” tutupnya.

Adnan Buyung meninggal dunia di usia 81 tahun pada pukul 10.15 WIB, setelah menjalani perawatan di RS Pondok Indah, Jaksel sejak jumat pekan lalu.

[Baca Juga : Pengaraca Senior, Adnan Buyung Nasution Meninggal Dunia]

Adnan Buyung diketahui menderita gagal ginjal sejak Desember 2014 dan kemudian harus mengalami perawatan lebih lanjut setelah menjalani pencabutan gigi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.