Connect with us

Inflasi Kota Kendari 0,25 Persen

Bisnis

Inflasi Kota Kendari 0,25 Persen

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis bahwa Kota Kendari pada bulan Mei 2014 mengalami inflasi sebesar 0,25 persen. Demikian diungkapkan Kepala BPS Sultra, Adi Nugroho, Senin (2/6/2014).

“Inflasi Kota Kendari pada Mei 2014 yakni sebesar 0,25 persen, tapi kami juga mencatat inflasi Kota Bau-Bau yakni sebesar 1,40 persen, kami memang sengaja mencatat inflasi di dua daerah tersebut sebagai perbandingan antara daratan dan kepulauan,” ungkapnya.

Terdapat beberapa jenis kelompok pengeluaran yang menyebabkan terjadinya inflasi pada bulan Mei antara lain, bahan makanan sebesar 0,25 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,66 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar memberikan andil sebesar 0,02 persen, kesehatan 0,25 persen, pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,13 persen serta transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,50 persen. Sementara sandang mengalami deflasi sebesar 0,15 persen.

Selain itu, beberapa harga yang mengalami peningkatan selama Mei 2014 meliputi angkutan udara, bayam, sepeda motor, mie, cakalang, kacang panjang, jantung pisang, katamba, bandeng dan biaya jaringan saluran TV.

Pihaknya tidak hanya mencatat beberapa kebutuhan yang mengalami peningkatan harga, tetapi juga beberapa kebutuhan yang mengalami penurunan harga selama Mei 2014 antara lain, cabai rawit, beras, cabai merah, rambe, terong panjang, ekor kuning, kayu balokan, baju kaos berkerah, telepon seluler dan ayam hidup.

Adi juga menambahkan bahwa dari 82 kota yang mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK), 67 kota mengalami inflasi dan 15 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pematang Siantar yakni sebesar 1,61 persen, kemudian Kota Bau-Bau sebesar 1,40 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kupang dan Tegal yakni 0,01 persen. Adapun deflasi terbesar terjadi di Pangkal Pinang dan Tanjung Pinang dengan nilai 1,27 persen dan 0,62 persen,” tambahnya. (LINA)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis

To Top