Connect with us

ICW: 40 Persen Korupsi Lahir dari Pengadaan dan Jasa

Hukum & Kriminal

ICW: 40 Persen Korupsi Lahir dari Pengadaan dan Jasa

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Tren korupsi yang paling laris di indonesia saat ini berada di sektor pengadaan barang dan jasa. Tercatat 40% kasus korupsi di indonesia terlahir dari rahim pengadaan barang dan jasa. Demikian diungkapkan Ahmad Iskandar Zulkarnain, Koordinator Divisi Sipil dan Politik LSM Puspaham yang merupakan partner kerja Indonesia Corruption Watch (ICW) di Sultra.

Pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-procurement adalah salah satu tools yang kini digunakan oleh pemerintah yang bertujuan untuk memudahkan proses pelelangan baik oleh penyedia jasa, pemerintah, maupun publik itu sendiri.

Ahmad Iskandar, mengungkapkan, diperlukan kerjasama yang kuat antara masyarakat sipil sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya korupsi di di sektor pengadaan barang dan jasa Sultra yang kasusnya kini grafiknya semakin naik. “Dalam pengawasannya ada beberapa aspek dan indikator yang akan kami terapkan, salah satunya mengidentifikasi perusahaan mana saja yang sering memenangkan tender, pemetaan relasi bisnis dan elit daerah, beserta letak potensi korupsinya,”kata Ahmda Iskandar.

Mengingat potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di setiap ruang dan tahapannya berbeda, maka puspaham sendiri akan melakukan teknik monitoring yang beragam pula. Sebelumnya kami telah mengidentifikasi beberapa proyek yang dinilai bermasalah, untuk upaya selanjutnya kami akan mempublish perusahaan dan proyek pengadaan barang dan jasa mana saja yang terindikasi melakukan korupsi. Sebab, modus korupsinya telah kami ketahui namun perlu ikhtiar lebih dalam lagi untuk bisa menetapkan kriteria korupsinya” tambahnya. YOS

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top