Connect with us

Hasil Sidang DKPP: Komisioner KPU Bombana Dapat Peringatan Keras, KPU Konut Bebas

Uncategorized

Hasil Sidang DKPP: Komisioner KPU Bombana Dapat Peringatan Keras, KPU Konut Bebas

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Selain memecat lima komisioner KPUD Kolaka, di kesempatan yang sama, DKPP juga membacakan putusan untuk lima Komisioner KPUD Bombana. Mereka diberi peringatan keras oleh DKPP, menyusul pelanggaran kode etik dengan tidak menerbitkan formulir C dan C1 beserta lampiran untuk caleg DPR RI di 19 TPS di Kecamatan Lantari Jaya, yang menjadi acuan untuk mengetahui perolehan suara para caleg.

“Olehnya itu, DKPP menyimpulkan, KPUD Kabupaten Bombana telah bertindak tidak profesional. Fakta persidangan DKPP seluruh komisioner KPUD Bombana terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu. Memutuskan mengabulkan pengaduan untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi keras terhadap seluruh komisioner KPUD Bombana,” jelasnya.

Sedangkan untuk KPUD Kabupaten Konawe Utara dan Panwaslu Kabupaten Bombana sesuai dengan fakta persidangan tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Komisioner Konawe Utara dituding melakukan pelanggaran. Dalam laporannya, selain dituduh meloloskan Caleg yang terlibat ijazah palsu, empat komisioner KPU Konawe Utara juga dituduh masih aktif sebagai PNS.

Keempat komisioner KPUD Konawe Utara yang dimaksud, yakni Marwati, Ketua KPU Konawe Utara yang merupakan dosen tetap pada Universitas Haluoleo Kendari. Selain itu, Masmuddin,Perdin dan Abdul Malik adalah PNS di lingkup Pemda Kab. Konawe Utara.

Berdasarkan hasil sidang putusan yang dilakukan oleh DKPP, komisioner KPUD Konawe Utara dan Panwaslu Kabupaten Bombana tidak terbukti telah melakukan pelanggaran kode etik seperti yang dituduhkan. “ mereka harus direhabilitasi nama baiknya,” tambah Komisioner DKPP RI.(TIM)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top