Halau Masuknya Pakaian “RB”, Disperindag Sultra Usulkan Bea Masuk Dinaikan

Suarakendari.com – Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sultra, menyarankan pembuatan Peraturan Daerah untuk menarik bea masuk terhadap pakaian bekas import dari wakatobi.

Dengan bea masuk harga pakaian bekas otomatis mengalami kenaikan, maka masyarakat akan lebih memilih membeli baju baru daripada pakaian bekas .

Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi masuknya pakaian impor bekas melalui jalur-jalur tikus yang sulit di kontrol.

“Kalau misalnya di Singapura satu bal harganya 500 Ribu, kemudian diekspor, maka dia akan kena Bea masuk, mungkin nanti harganya dipelabuhan masuk itu sudah 1 Juta, ditambah biaya angkut dll, sehingga setelah sampai dikendari harganya satu bal mungkin sudah 10 juta, nah kalau harga RB itu 10 juta satu bal, tidak bisa pedagang RB itu menjual barang bekas pa karena harganya tinggi.” Kata Sapoan, kepala bidang perdagangan luar negri Disperindag Prov Sultra.

Hingga saat ini Disperindag Sultra terus memantau peredaran dan perdagangan pakaian impor bekas di sejumlah pasar tradisional di kota kendari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *