Connect with us

H-2 Pilcaleg, Bombana Masih Kekurangan Kertas Suara

Uncategorized

H-2 Pilcaleg, Bombana Masih Kekurangan Kertas Suara

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Jelang H-2 Pilcaleg di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, masih diwarnai kekurangan logistik pemilu, untuk dua Dapil (Poleang dan Kabaena).

Di Kecamatan Poleang Selatan, sedikitnya sekitar 180 surat suara dilaporkan kurang untuk kertas suara DPRD Kabupaten. Sementara di Kecamatan Poleang timur,  surat suara DPR dan DPD kurang sekitar Lima surat suara

Kekurangan itu terjadi pula di Kecamatan Kabaena. Sekitar 296 surat suara untuk DPR-RI dilaporkan tidak cukup.

Selain kertas suara, sejumlah logistik lainnya seperti amplop/sampul untuk pengisian surat suara Sah atau tidak sah di tingkat Kelompok penyelenggara Pemungutan suara. (KPPS) hingga formulir C1 yang berhologram KPU kekurangannya dinilai sangat banyak.

Kekurangan ini ancam keterlambatan pendistribusian logistik dari Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) ke tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Saat ini kami masih menunggu tambahan logistik, sebab  masih banyak item kekurangan ditiap TPS . Diantaranya itu, sejumlah sampul, formulir hingga peraga lainnya,” tutur Isman ketua PPK Rumbia

Ketua KPUD Bombana DR. Batmang mengatakan kekurangan kertas surat suara, telah diantisipasi. “Kami sudah mendistribusikan semua kekurangan untuk surat suara. Sehingga saat ini kekurangan itu sudah tertutupi,” tegasnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (7/9)

Terjadinya kekurangan kata mantan dosen Muhamadiyah Kendari ini akibat adanya kesalahan dalam pendistribusian surat suara. “Ada kelebihan surat suara dibeberapa tempat, kami tutupi didaerah yang kekurangan itu. Sehingga saat ini untuk surat suara sudah aman,” ucapnya.

Namun untuk sampul, Batmang mengaku pihaknya sementara mentaktisinya. “Kami sudah koordinasi dengan pihak KPUD provinsi. Namun, jika hari H belum juga ada, Pihak KPUD Kabupaten mampu mentaktisinya. Sementara kekurangan C1 yang berhologram itu, solusinya cuma mempersempit peruntukannya, cukup di pihak KPUD (KPPS,PPS,PPK dan KPUD). Sementara panwas dan saksi kemungkinan cuma formulir foto kopinya saja,” jelasnya.

Pendistribusian logistik pemilu dari sekretariat KPUD kepada sejumlah PPK dilakukan sejak tanggal 4 April lalu untuk wilayah kepulauan. Sementara wilayah daratan dilakukan sejak tanggal 5 April. Rencananya Minus H-1 logistik itu akan di distribusikan pihak PPK ke tingkat PPS dan KPPS. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top