Connect with us

Gudang KPUD Bocor, Ratusan Bilik dan Kotak Suara Rusak

Hukum & Kriminal

Gudang KPUD Bocor, Ratusan Bilik dan Kotak Suara Rusak

 

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Sekitar 400 bilik pencoblosan dan 144 kotak suara dilaporkan rusak berat akibat terendam air hujan ketinggian sekitar 5 cm.

Bocornya atap dilantai dua gudang KPUD Bombana, membuat ruangan tempat penyimpanan logistik bilik dan kotak suara tergenang air, Sabtu dini hari sekitar pukul 1.00 wita.

Akibatnya bilik dan kotak suara yang terbuat dari kardus tersebut, basah hingga tak bisa digunakan lagi. “Malam itu hujan sangat deras sekali. Atap gedung tiba-tiba bocor membuat lantai dua tergenang air. Lalu merembes ke bawah hingga ditempat penyimpanan logistik pemilu lantai satu,” tandas sekretaris KPUD Andi Pateroi saat ditemui di lokasi Gundang KPUD tadi siang.

Utungnya kertas suara pemilu, tidak disimpan lagi digudang tersebut. “Untuk kertas suara tidak apa,apa. Sebab pasca pelipatan dan sortir, langsung kami disimpan dikantor KPUD,” ujar Andi pateroi.

Namun bilik dan kotak suara basah dan hancur. Pantauan koran ini, nanti esok pagi baru Ruko yang dijadikan gudang KPUD di Jalan Rusa Kelurahan Rumbia, atau berjarak sekitar 100 meter dari Kantor KPUD Bombana itu, baru dibersihkan.

Beberapa, kardus yang basah mulai disingkirkan oleh petugas KPUD bersama aparat kepolisian. Tampak beberapa kardus tempat kemasan formulir terlihat basah. “Untuk formulir, alhamdulilah tidak ada yang rusak. Cuma lembab kemasannya, namun isinya tidak basah,” tutur salah seorang pegawai sambil mengepak ulang kardus formulir usai memeriksanya.

Atas kejadian itu, gudang sewaan KPUD Bombana itu pindah tempat. “Untuk sementara, gudang kami pindah diruang sebelahnya. Kami nilai disitu agak aman,” ujar andi Pateroi.

Mantan ketua Panwaslu Bombana ini menjelaskan pihaknya, sudah melaporkan kepada KPUD provinsi Sultra guna mengantisipasi kerusakan tersebut.

Diketahui gudang yang disewa sejak Januari 2014 itu, berisi logistik pemilu. diantaranya kotak suara dan bilik sebanyak 1292 buah. Ribuan amplop dan formulir, serta tinta sebanyak 646 botol. Saat kejadian cuma dijaga dua aparat kepolisian.

“Untuk logistik lainnya, berupa amplop maupun formulir itu tidak apa-apa, sebab tersimpan diatas susunan kotak dan bilik suara. Keduanya (kotak dan bilik) rusak akibat tergenang air. Sedangkan lainnya masih bisa digunakan,” tukas andi Pateroi (Dar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top