Connect with us

Gubernur Sultra Sepakat PT. DJL Dihentikan Sementara Waktu

Kolaka Membangun

Gubernur Sultra Sepakat PT. DJL Dihentikan Sementara Waktu

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Keberadaan perusahaan sawit PT. Damai Jaya Lestari milik pengusaha nasional DL Sitorus di Kolaka sejak beberapa tahun silam nampaknya tidak pernah lepas dari masalah. Hingga berganti pemimpin daerah di Kolaka, masalah tumpang tindih lahan yang di klaim oleh sejumlah pihak belum juga terselesaikan.

Bahkan di era kepemimpinan Ahmad Safei bersama Jayadin, hal ini menjadi masalah prioritas yang segera mungkin harus terselesaikan. Setidaknya pemda Kolaka melalui pihak yang terkait telah mengeluarkan tiga kali surat teguran penghentian sementara operasional PT. DJL dilokasi yang diduga bermasalah. Ironisnya hal itu belum juga cukup ampuh untuk menghentikan aktifitas PT. DJL.

Namun dibalik itu semua Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam saat bertandang di Kolaka beberapa hari yang lalu menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh pemda saat ini. Kepada awak media, Nur Alama mendukung langkah-langkah tersebut guna memberikan rasa keadilan kepada seluruh pihak, baik itu perushaan maupun masyarakat Kolaka.

“ Ini masalah yang sedikit krusial karena itu kita mesti mengembalikan dulu status tanah itu. Lalu upaya kita mengkordinasikan dengan infestor juga terus dilakukan. Penyelesaiannya memang tidak bisa cepat. Sebab terkait dengan pemerintah daerah dan juga beberapa regulasi dengan pemerintah pusat serta kepentingan masyarakat. Untuk selsaikan itu harus ada pertemuan yang terpadu,” katanya.

Terkait dengan surat teguran Pemda kepada PT. DJL, Gubernur berpendapat hal itu sudah tepat dilakukan. “ Saya kira sudah tepat tindakan pemda Kolaka kalau ada langkah untuk menghentikan setiap daerah-daerah yang bermasalah supaya diselesaikan dulu. Cuma penyelesaikannya itu perlu kesabaran. Kita dukung hal terserbut,” tegasnya.

Saat ini memang belum ada sumber yang jelas bisa memastikan seberapa luas lahan yang ada di lokasi PT. DJL dalam kondisi tumpang tindih. Namun pada dasarnya masalah ini telah digaungkan oleh kalangan pemilik lahan dari beberapa tahun lalu. Ditengah masalah yang pelik ini pihak PT.DJL nampaknya tidak terpengaruh dan tetap saja menjankan perushaannya seperti biasa. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kolaka Membangun

To Top