Gubernur Sultra: Pembangunan Industri di Indonesia Belum Merata

0

SUARAKENDARI.COM-Pembangunan industri di kawasan timur Indonesia (KTI) belum juga menyentuh seluruh wilayah provinsi. Untuk itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam meminta kepada pemerintah pusat agar dilakukan pemerataan  pembangunan di kawasan ini.

Menurutnya, selama ini pembangunan industri hanya terpusat di pulau Jawa sementara bahan baku seperti nikel, aspal, kakao sebagian besar ada di Indonesia Timur.

“Jika saja ebagian industri dipindahkan ke Indonesia timur maka pasti akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mendorong kesamaan tingkat pertumbuhan ekonomi di barat dan timur,”ujar Nur Alam saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional Sinergi membangun Industri pengolahan dan pemurnian nikel dalam negeri menggunakan sumber daya lokal demi terwujudnya industri yang berdaya saing kuat, yang berlangsung di Kendari, Rabu.

Bagi Nur Alam, da ketimpangan yang terlalu jauh  tingkat kemajuan pembangunan di barat dan di kawasan timur. Ini terjadi akibat  kurangnya pusat-pusat industri di bagian timur. Kondisi itu mendorong para tenaga kerja dan pengangguran untuk menyerbu pulau Jawa hanya untuk mendapatkan lapangan kerja yang layak ketimbang berada di Indonesia timur.

“Banyak kader dan generasi muda dari Timur yang sekolah industri di universitas terbaik di Jawa, tetapi saat mereka pulang ke daerah tidak bisa mengaplikasikan ilmunya karena tidak ada lapangan pekerjaan Industri, sehingga pada akhirnya para tenaga handal tersebut kembali menuju Jawa untuk mencari lapangan kerja dan menetap disana.” katanya.

Ia  berharap adanya komitmen dari pemerintah pusat agar persebaran industri itu bisa merata demi mendorong pemerataan pembangunan. SK/AN

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.