Connect with us

Gemuknya Dana Pemiilukada Konsel

Hukum & Kriminal

Gemuknya Dana Pemiilukada Konsel


KONSEL, SUARAKENDARI.COM-Pilkada Konsel tak lama lagi akan dihelat. Tak heran pihak penyelenggara  pilkada Konsel telah masuk pada tahap pengajuan anggaran. KPUD Konsel, sejak September lalu telah menyusun dan menyampaikan rencana kegiatan pilkada beserta anggaran tentatifnya dihadapan publik. Namun, hal ini dirasa tidak cukup oleh sebagian pihak.

“Ada beberapa hal yang harusnya tidak dilupakan oleh Kpud Konsel. Pertama, anggaran Rp. 35 m merupakan dana yang cukup besar dan fantastis. Sangat tidak masuk akal jika penambahan ini berdasarkan kebutuhan logistik, sebab, logistik pilpres kemarin masih bagus dan dapat digunakan. Kedua, terdapat ketidakkonsistenan KPUD Konsel. Setidaknya telah 3 kali terjadi perubahan anggaran pilkada yg diajukan KPUD Konsel. September sebesar 18 M, oktober 25 M, dibulan november ini meroket tajam hingga 35 m. Dan dengan alasan yang sama pada saat itu Kpud Konsel juga membutuhkan anggaran sosialisasi dan operasional lainnya,”ungkap Ahmad Iskandar Sulkarnaen, dari PuspaHam Sultra.

Anggaran tersebut, lanjut Ahmad, selain tidak optimal juga tidak proporsional. Mengapa? Karena program sosialisasi dengan ukuran wilayah dan jumlah pemilih tidak lebih dari 200.000 ribu tidak membutuhkan anggaran semewah itu. Belum lagi sosialisasi yang akan dilakukan tidak menyentuh keseluruhan dari total masyarakat/pemilih. Anggaran keamanan pun jangan dijadikan alasan. Sebab menurut informasi kesbangpol, Konsel belum menjadi daerah rawan bentrok.

“Kami mengindikasikan perubahan yang meroket tersebut, memiliki semangat lain yang pastinya bukan semangat perbaikan. Itu bisa dilihat dari sikap inkonsistensi dan intransparansi penyelenggara. Sudah saatnya penyelenggara pemilu di sultra berbenah, saya takut pesta rakyat ini hanya akan dijadikan ajang seremonial belaka, apalagi sampai mementingkan kelompok tertentu, dan hal tersebut sangat tidak substantif,”jelas Ahmad.YOS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top