Connect with us

Gasak Motor Polisi, Dua Dari Tiga Tersangka Ditembak

Inilah para residivis pencuri motor di Kolaka. FOTO : ABDI

Uncategorized

Gasak Motor Polisi, Dua Dari Tiga Tersangka Ditembak

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Tim buser Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara menangkap tiga pencuri residivis kendaraan bermotor yang selama ini beroperasi didalam Kota Kolaka. Mereka yang tertangkap adalah AN (19), FK (17) dan IC (27). Mereka ditangkap di Kelurahaan Kolakaasi saat hendak mengambil hasil curian yang sebelumnya telah disembunyikan disemak-semak.

Sejumlah tim buser Polres Kolaka yang sudah membuntuti para tersangka akhirnya berhasil membekuk para kawanan rampok. Tapi mereka berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor, bahkan mereka berusaha menambrak sejumlah Polisi pakaian preman yang berusaha mencegah mereka.

Saat diberikan tembakan peringatan kawanan ini masih berusaha melarikan diri, sehingga Polisi pun mendaratkan timah panas di kaki dan betis para kawanan rampok. Dua berhasil terkena peluru dan satunya lagi terjatuh saat diseruduk Polisi. Belakangan diketahui jika kendaraan roda dua yang dicuri oleh kawanan rampok ini milik salah satu petugas Sat Lantas Polres Kolaka bernama Haryono.

Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin yang ditemui menjelaskan kejadian ini. Kata dia memang dua dari tiga pelaku ini adalah residifis yang baru keluar penjara dua bulan lalu dengan kasus yang sama. Namun kali ini mereka lebih berani lagi melawan petugas saat hendak ditangkap. “Makanya anggota dilapangan melumpuhkan dua orang itu. Memang para tersangka ini bukan pemain baru dalam dunia hitam di Kolaka,” katanya, Selasa dini hari (15/07/014).

“Memang betul terakhir yang dia curi itu motor milik anggota Sat Lantas. Nah proses hokum ini akan terus kita lanjutkan dan para tersangka tengah di periksa tim penyidik. Jadi saat ini juga kita himbau untuk masyarakat agar berhati-hati memarkir motornya sebab aksi pencurian kembali arak jelang lebaran ini,” tegasnya.

Salah satu tersangka yang berinisial AN, motor curian milik komplotannya biasanya dipasarkan didalam kota dan luar kota Kolaka. “Saya Cuma diajak pak. Tapi biasanya pembeli itu saya hubungi lewat telepon seluler. Biasanya didalam dan kluar kota, tetapi banyakan diluar kota pak,” terangnya.

Sejak bulan ramadhan memang sejumlah motor masyarakat Kolaka Kolaka dikabarkan hilang. Baik itu ditempat umum maupun dipakarangan rumah. Maka dari itu Polisi pun menghimbau agar masyarakat Kolaka mewaspadai hal tersebut dan diminta berhati-hati dalam memarkir motor miliknya. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top