Connect with us

Formulir C1 Tidak Diberikan, Rekapan KPPS Terpaksa Menginap

Hukum & Kriminal

Formulir C1 Tidak Diberikan, Rekapan KPPS Terpaksa Menginap

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Saat  proses penghitungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumbia Ibukota Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara kegiatan perekapan terpaksa ditunda  ditunda Rabu malam (9/4) lalu.

Penyebabnya Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak diberikan formulir C1 berhologram untuk pengisian hasil rekapan perolehan suara.

di TPS 5 Kelurahan Doule Kecamatan Rumbia misalnya, rekapan terpaksa dilakukan esok harinya, setelah formulir C1 berhologram tersebut, baru didatangkan dari pihak KPUD Bombana. Hampir semua KPPS Rumbia Ibukota Bombana melakukan hal yang sama.

Anggota Panwaslu Kabupaten Laode Rahmat Apiti munuding kinerja KPUD Bombana bablas dan tidak mengantisipasi sebelumnya.

“Ini rawan masa formulir C1 tidak diberikan kepada KPPS. Apalagi hampir semua begitu. Ini fatal dan membuktikan kinerja KPUD kacau dalam mendistribusikan logistik,” kritiknya

Rahmat curiga kesalahan tersebut bukan kelalaian tapi bisa jadi manufer atau by design yang dilakukan pihak KPUD.

“Pengisian formulir itu penting guna mencegah adanya manipulasi yang dilakukan oknum-oknum tertentu. Tapi jika tidak diberikan dihari itu, apalagi hingga bermalam mengundang kecurigaan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Bombana, Batmang mengaku Bombana Kekurangan terkait Hologram untuk formulir C1. “Kekurangan ini akibat distribusi itu belum datang. Sementara untuk hologram itu kewenangan KPU Pusat,” tandasnya H-1 sebelum pemilu. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top