Connect with us

Festival Benua Rajut Kebhinekaan di Konawe Selatan

Pariwisata

Festival Benua Rajut Kebhinekaan di Konawe Selatan

Festival Benua Rajut Kebhinekaan di Konawe Selatan

Suarakendari-Festival Benua Lulo Ngganda yang dihelat 22-23 Desember 2017 di Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan tak hanya ajang untuk satu etnis saja, tetapi menampilkan ragam etnik, budaya dan keunikan adat istiadat. Ini tercermin dari kirap budaya yang melibatkan ribuan orang.

Sejumlah suku-suku yang berada di Konawe Selatan turut ambil bagian dalam ajang festival yang dihelat menjelang akhir tahun 2017. Seperti penampilan dari etnis Bugis yang menampilkan tarian mapadendang, sementara Suku Jawa menampilkan tarian Kuda Lumping dan Bali menampilkan tari Bli Ganjar yang dikenal dengan kemeriahan alat musik tradisonalnya. Sementara Suku Tolaki menampilkan kekayaan budaya seni dan olah raga yang tergabung dalam sentra ritual Lulo Nggada.

“Konsep Festival Benua kali ini adalah kebhinekaan, kita ini menunjukkan keragaman budaya telah tumbuh dan hidup rukun di Konawe Selatan,”kata Rasul Simpatik Nusantara, camat Benua saat memberikan sambutan di pembukaan Festival Budaya, Sabtu, 23/12/17. Keterlibatan ragam etnik dalam Festival Benua merupakan wujud dari rasa solidaritas yang tinggi dari seluruh pemuka budaya di tanah Laiwoi.

Selain itu, Festival Benua yang merupakan festival budaya Lulo Ngandda memiliki tujuan besar untuk mendorong lahirnya kawasan Budaya dan adat istiadat Tolaki di Konawe Selatan yang lokasinya diharapkan berada di Wilayah Kecamatan Benua. SK

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pariwisata

To Top